Securities Crowdfunding Dorong Berkembangnya UKM

0
606
Ilustrasi Usaha Kecil dan Menengah. FOTO: PEMPROV BALI

(Vibizmedia-Nasional) Pada 4 Januari 2021 mendatang, Bursa Efek Indonesia akan melakukan seremoni Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2021 sekaligus Peluncuran Securities Crowdfunding. Peluncuran tersebut, rencananya akan diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo secara virtual.

Apa itu Securities Crowdfunding? merupakan salah satu skema pembiayaan alternatif penggalangan dana melalui pasar modal. Dengan skema ini, sebuah bisnis atau individu dapat mencari pendanaan dari satu atau beberapa investor di pasar modal. Selain itu, dana yang dihimpun bisa lindung nilai (hedge) untuk jangka waktu tertentu.

Bagi pelaku usaha baru, atau yang sudah berjalan seperti usaha kecil, mikro dan menengah (UMKM) ingin mengembangkan usaha, tapi tidak punya dana. Tentunya tidak mudah untuk mendapatkan investor. Untuk itu, Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan aturan mengenai Securities Crowdfunding agar investor tidak dirugikan dan dunia usaha mendapat sumber pembiayaan.

Sebelumnya, berdasarkan POJK 37/POJK.04/2018 tentang Layanan Urun Dana Melalui Penawaran Saham Berbasis Teknologi Informasi (Equity Crowdfunding), badan usaha yang diperkenankan melakukan crowdfunding hanya yang berbentuk perseroan terbatas atau koperasi.

Sebagai transformasi dari Equity Crowdfunding, Security Crowdfunding berbentuk penggalangan dana lewat jaring sosial dalam bentuk saham (stock) dan atau surat utang/SUKUK/Obligasi yang memiliki kelebihan, pertama, jumlah investasi bagi investornya dibatasi, yakni untuk investor yang punya pendapatan dibawah Rp 500 juta/tahun hanya boleh berinvestasi maksimum sebesar 5% dari penghasilan/tahun. Yang diatas Rp 500 juta sebesar 10% maksimum. Artinya, secara financial mereka sudah stabil. Mereka pasti punya pengetahuan cukup untuk menilai penawaran saham atau surat utang anda. Jadi kemungkinan terjadinya penipuan akan menjadi sangat kecil.

Kedua, memiliki ekosistem bisnis sebab pemasaran dilakukan melalui financial technology (Fintech). Ketiga, dalam waktu tertentu, investor tidak bisa jual saham/efek dan terakhir dana yang dihimpun bisa lindung nilai (hedge) untuk jangka waktu tertentu. Kelebihan hedge fund adalah mereka tidak diatur, dan mereka bisa mendapatkan lebih banyak investor melalui crowdfunding.

Di sisi lain, investor membutuhkan platform yang kuat untuk mengukur profitabilitas ide bisnis dengan risiko minimal. Disinilah peran penting dari Hedge fund, sebagai portofolio investasi yang agresif, dimana perusahaan asset management yang terdaftar di OJK.

Melalui strategi investasi canggih di pasar lokal dan luar negeri untuk mendapatkan pengembalian yang tinggi dengan jangka waktu minimal investasi satu tahun. Saat ini, setelah ruang crowdfunding berkembang, dan lebih banyak orang mencari peluang investasi, operator hedge fund telah mengalihkan perhatian mereka ke investasi crowdfunding.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here