Keseruan Mendaki Gunung dan Nikmati Sunrise

0
191
(Photo: Ishak/Kontributor VM)

(Vibizmedia-Gaya Hidup) Salah satu kegiatan alam yang memiliki banyak peminat adalah mendaki gunung. Bagi para pecinta alam pastinya pernah mendaki gunung paling tidak sekali dalam hidupnya. Walaupun melelahkan, asalkan dapat sampai ke puncak gunung merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seorang pendaki.

Bagi seorang pendaki, ketika dia mendaki gunung maka dia harus meninggalkan rumah yang nyaman dan melawan semua kesulitan dalam perjalanan, sampai dia dapat mencapai puncak gunung. Tentunya dalam mendaki gunung dibutuhkan niat dan mental yang kuat, kondisi fisik yang baik, serta persiapan matang. Apabila tidak dapat memenuhi ketiga persyaratan tersebut maka akan sulit untuk mencapai puncak.

Kebanyakan pendaki umumnya melakukan perjalanan menuju puncak gunung untuk melihat sunrise atau sunset. Gradasi warna panorama yang menarik selalu berhasil membuat pendaki gunung terpesona. Itulah yang membuat para pendaki betah berlama-lama di puncak dan selalu menjadikan alasan untuk kembali mendaki gunung lagi.

(Photo: Ishak/Kontributor VM)

Perjalanan menuju Gunung Medama yang terletak di Desa Sindagamanik, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat memerlukan waktu sekitar satu jam dari Kabupaten Mamasa. Perjalanan mendaki ke atas gunung dari tempat parkiran motor memerlukan waktu sekitar satu jam dengan melewati kebun Masyarakat setempat.

(Photo: Ishak/Kontributor VM)
(Photo: Ishak/Kontributor VM)

Supaya bisa menikmati dan mengabadikan panorama alam dan menantikan matahari terbit, para pendaki rela bermalam dan mendirikan tenda-tenda darurat atau kemah di lokasi ini. Mereka mengabadikan pemandangan alam yang sangat indah terutama menjelang matahari terbit di pagi hari. Ketika berada di ketinggian puncak Gunung Medama ini kita juga merasakan seperti negri diatas awan. Pemandangan sunrise yang sangat indah, melihat awan di sekeliling kita dan juga udara dingin yang merasuk kalbu, semuanya sangat berkesan. Terlebih lagi sambil menikmati minuman panas di tengah udara dingin…..

(Photo: Ishak/Kontributor VM)
(Photo: Ishak/Kontributor VM)

Kontur medan pegunungan yang relatif rata atau tidak menanjak terlalu tajam di sepanjang jalan hingga ke puncak Gunung Medama menjadikan alasan banyak pendaki senantiasa ingin mendaki gunung lagi. Bahkan mereka tinggal di puncak Gunung Medama dan rela berkemah untuk dapat menyaksikan panorama alam serta matahari terbit. Bagi seorang pendaki rasa lelah menempuh perjalanan ketika mendaki seolah terbayarkan saat sampai di puncak Gunung Medama. Keseruan mendaki gunung dan keindahan panorama itulah yang selalu dicari para pecinta alam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here