Pandemi Covid-19, Jumlah Pengunjung Menurun ke Gedung Sate

0
341
Gedung Sate, Bandung (Photo: Nemi/VM)

(Vibizmedia – Bandung) Gedung Sate dengan ciri khasnya berupa ornamen tusuk sate pada menara sentralnya telah lama menjadi penanda Kota Bandung yang sudah dikenal oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Sayangnya, sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia per Maret 2020 hingga memasuki awal tahun baru 1 Januari 2021 jumlah pengunjung ke Gedung Sate mengalami penurunan.

Gedung Sate, Bandung (Photo: Nemi/VM)

“Sejak Maret sudah terasa makin sepi yang ke sini dan nggak ada lagi orang yang diperbolehkan melakukan aktivitas olah raga di area taman depan Gedung Sate karena kita harus mengikuti imbauan pemerintah pusat terkait 3M khususnya menjauhi kerumunan. Dari sisi jumlah pengunjung juga kena dampaknya akihat Covid-19 dimana biasanya rata-rata jumlah pengunjung yang ke sini bisa mencapai sebanyak 500 orang per hari tapi sekarang berkurang cukup drastis menjadi 200 orang rata-rata jumlah pengunjungnya dalam satu hari,” kata Ujang N yang berprofesi sebagai Satpam di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat, Kamis (1/1/2021).

Gedung Sate, Bandung (Photo: Nemi/VM)

Selain itu, Ujang mengungkapkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 maka tidak ada lagi masyarakat yang boleh masuk ke dalam Museum Gedung Sate karena sudah dipagari. Kebijakan tersebut, katanya, sejalan dengan aktivitas yang ada di Kantor Gubernur Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat yang sudah melakukan Work From Home (WFH) sejak Maret 2020.

Gedung Sate, Bandung (Photo: Nemi/VM)

“Kendaraan roda dua dan roda empat juga sudah tidak boleh melintas di depan Gedung Sate yang artinya sementara waktu bukan lagi area publik dan yang mau foto-foto hanya pejalan kaki saja yang itupun hanya bisa dari depan pagar saja. Dan nggak kalah penting area ini sudah disterilkan sehingga tidak diperkenankan para pedagang kaki lima berjualan lagi di sini selama pandemi Covid-19 masih mewabah,” tambah Ujang.

Nehemia Rimba/Journalist/VM
Editor: Endah Caratri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here