Lelang 10 Blok Migas di 2021 oleh Kementerian ESDM

0
179
Blok Migas di Indonesia Timur (Foto: Kementerian ESDM)

(Vibizmedia – Nasional) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan membuka lelang 10 wilayah kerja (blok) minyak dan gas bumi (migas) pada 2021. Hal ini disampaikan oleh Tutuka Ariadji, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Senin (18/1/2021).

Lelang ini merupakan penundaan dari rencana lelang tahun lalu dikarenakan pemerintah membatalkan pelelangan WK Migas ini karena adanya pandemi COVID-19.

Dijelaskan oleh Tutuka bahwa lelang tersebut sudah dikoordinasikan dengan tim yang memiliki kompetensi, di antaranya melibatkan Badan Geologi, para ahli, dan juga perusahaan migas atau dikenal dengan istilah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Diperkirakan ada 10 WK yang ditawarkan di 2021. Dan ini harapannya ke depan ada di Sumatera Selatan, Kalimantan, ada juga Jawa, dan Papua,” ungkapnya.

Dengan pelelangan WK ini diharapkan akan menarik investasi. “Mudah-mudahan memudahkan untuk bisa melihat lebih baik, apa yang akan saya lakukan bagi KKKS itu,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Kementerian ESDM Mustafid Gunawan mengungkapkan 10 WK Migas yang bakal ditawarkan meliputi lima WK lelang reguler dan lima WK hasil studi bersama.

Adapun, lima WK lelang reguler yakni WK Merangin III (onshore), WK Sekayu (onshore), WK North Kangean (offshore), WK Cendrawasih VIII (offshore), WK Mamberamo (onshore dan offshore). Potensi kelima WK tersebut mencapai 1.203,69 Million Barrels of Oil (MMBO) dan 586,9 billion cubic feet (Bcf).

Sementara 5 WK lainnya memiliki 2.232,75 MMBO dan 4.420 Bcf yakni WK West Palmerah (Onshore), WK Rangkas (Onshore), WK Liman (Onshore), WK Bose (Onshore dan Offshore) dan WK Maratua (Onshore dan Offshore).

Lelang akan ditawarkan antara kuartal I 2021 hingga Semester I 2021 dan merupakan implementasi pertama penerapan Permen fleksibilitas kontrak.

Program jangka panjang Kementerian ESDM adalah pemulihan ekonomi dan mengejar target lifting minyak sebesar 1 juta barel pada tahun 2030.

Emy T/Journalist/ VM
Editor: Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here