Pembiaran Penularan Virus Covid-19 untuk Mencapai Herd Immunity Adalah Keliru

0
353
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito. FOTO: BNPB

(Vibizmedia-Nasional) Satgas Penanganan Covid-19 meluruskan anggapan di masyarakat terkait penegasan WHO menyatakan bahwa herd immunity adalah konsep yang digunakan untuk pelaksanaan program vaksinasi ketika masyarakat di suatu daerah tertentu, dapat terlindungi ketika sebagian besar populasinya telah divaksin.

Hal tersebut ditegaskan karena adanya anggapan di masyarakat menyimpulkan kekebalan komunitas atau herd immunity dapat dicapai dengan membiarkan orang yang terkena Covid-19 sembuh sendiri Sehingga kekebalan tubuh akan tercipta dengan sendirinya.

“Membiarkan orang sakit menjadi kebal dengan sendirinya, adalah keliru. Hal ini telah ditegaskan WHO (World Health Organization) sejak Oktober 2020. Sehingga perlu ditegaskan, bahwa kekebalan komunitas dapat terbentuk dengan melindungi populasi dari virus, bukan dengan sengaja membiarkannya,” tegas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito di Gedung BNPB secara virtual, Kamis, 28 Januari 2021.

Saat ini klaster Covid-19 masih bermunculan seperti klaster keluarga, klaster perkantoran, klaster industri, maupun klaster komunitas. Hal ini mencerminkan bahwa perlu ditingkatkannya monitoring kepatuhan protokol kesehatan secara intensif dan berkelanjutan.

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dapat dilakukan dengan memberdayakan masyarakat melalui pembentukan posko hingga ke tingkatan terkecil yaitu RT atau RW. Pada prinsipnya, Indonesia adalah bangsa yang unggul, dan mampu memanfaatkan dengan baik aset bangsa yaitu masyarakat dengan nilai-nilai kegotongroyongannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here