Dukung PEN, Kemenperin Optimalkan Realisasi Anggaran Rp2,87 Triliun

0
84
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita (Photo: Kemenkeu)

(Vibizmedia – Nasional) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sesuai dengan program prioritas yang telah ditetapkan, berupaya mengoptimalkan realisasi anggaran sebesar Rp2,87 triliun pada tahun 2021. Diharapkan, pagu anggaran tersebut turut memacu upaya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat dampak pandemi COVID-19.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Selasa (9/2/2021), mengatakan: “Tahun 2021 akan menjadi tahun penuh peluang, sehingga kebijakan pemerintah untuk melanjutkan program PEN serta pelaksanaan vaksinasi bertujuan untuk mendorong aktivitas ekonomi, peningkatan konsumsi, peningkatan ekspor, dan peningkatan investasi, dengan industri sebagai roda penggerak utamanya”.

Kegiatan prioritas nasional yang bakal dilaksanakan Kemenperin dalam rencana kerja tahun 2021, di antaranya adalah program pendidikan dan pelatihan vokasi industry dan pendidikan menengah kejuruan industry. Kemudian, program riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi.

Langkah ini akan ditopang melalui kegiatan percepatan pemanfaatan transformasi industri 4.0, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri, dan penyelenggaraan forum penguatan kapasitas lembaga sertifikasi industri hijau.

Disiapkan juga program nilai tambah dan daya saing industri. Kegiatan ini meliputi pengembangan standar industri, penumbuhan industri substitusi impor dan hilirisasi industri, peningkatan dan pemanfaatan teknologi dan Inovasi, perbaikan rantai pasok, peningkatan kerja sama dan investasi, pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0, penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), serta pengembangan perwilayahan industri.

Selain itu, program dukungan manajemen, yang antara lain didukung dengan kegiatan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara Kemenperin, layanan data dan informasi industri 4.0, serta sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Sebelumnya, pagu anggaran Kemenperin tahun 2021 sebesar Rp3,18 triliun. Namun, berdasarkan Surat Menteri Keuangan tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2021, Kemenperin melakukan penghematan anggaran sebesar Rp301,92 miliar sehingga pagu menjadi Rp2,87 triliun.

Pada raker Menperin dengan Komisi VI DPR RI, Menperin menyampaikan, pihaknya telah meluncurkan program substitusi impor 35% pada tahun 2022. Nilai Subtitusi Impor yang ditargetkan adalah sebesar Rp152, 83 triliun atau 35% dari potensi impor tahun 2019 yang mencapaiRp434 triliun.

“Langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah penurunan impor melalui substitusi impor dan peningkatan utilisasi sektor industri,” tegasnya.

Agus menerangkan, langkah-langkah untuk mengakselerasi program substitusi impor dan mendorong akselerasi pertumbuhan industri pada tahun 2021, akan diimplementasikan ke dalam empat program utama, yaitu, program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), kebijakan harga gas, program hilirisasi mineral, serta program Bangga Buatan Indonesia.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here