Pendidikan dan Vokasi Jadi Program Prioritas Kementerian Perindustrian Tahun 2021

0
340
Ilustrasi pelatihan vokasi. FOTO: PEMPROV JATENG

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut program pendidikan dan pelatihan vokasi menjadi salah satu kegiatan prioritas nasional dalam rencana kerja Kementerian Perindustrian tahun 2021.

“Kegiatan ini meliputi pelatihan vokasi industri, pelaksanaan pendidikan tinggi vokasi industri, dan pelaksanaan pendidikan menengah kejuruan industri,” jelas Agus saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, pada Selasa, 9 Februari 2021.

Kemudian, program riset serta inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi. Langkah ini akan ditopang melalui kegiatan percepatan pemanfaatan transformasi industri 4.0, optimalisasi pemanfaatan teknologi industri, dan penyelenggaraan forum penguatan kapasitas lembaga sertifikasi industri hijau.

Berikutnya, program nilai tambah dan daya saing industri. Kegiatan ini meliputi pengembangan standar industri, penumbuhan industri substitusi impor dan hilirisasi industri, peningkatan dan pemanfaatan teknologi dan Inovasi, perbaikan rantai pasok, peningkatan kerja sama dan investasi, pelaksanaan peta jalan Making Indonesia 4.0, penumbuhan dan pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), serta pengembangan perwilayahan industri.

Selain itu, program dukungan manajemen, yang antara lain didukung dengan kegiatan peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara Kemenperin, layanan data dan informasi industri 4.0, serta sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

“Meskipun ada penghematan anggaran, Kemenperin akan tetap melanjutkan kegiatan-kegiatan dalam rangka penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional khususnya penumbuhan dan pengembangan sektor IKM,” jelas Agus.

Perlu diketahui, berdasarkan Surat Menteri Keuangan tentang Refocusing dan Realokasi Belanja Kementerian/Lembaga Tahun Anggaran 2021, pagu anggaran Kemenperin tahun 2021 yang sebelumnya sebesar Rp3,18 triliun menjadi Rp2,87 triliun atau hemat sebesar Rp301,92 miliar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here