Resmikan Bendungan Tukul, Presiden Berharap Mampu Tingkatkan Indeks Pertanaman

0
967
Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Minggu, 14 Februari 2021. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur untuk meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur, pada Minggu, 14 Februari 2021. Dengan beroperasinya bendungan tersebut, Presiden berharap dapat memberikan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat setempat.

Perlu diketahui, Bendungan Tukul adalah bendungan yang terletak di provinsi Jawa Timur, di kabupaten/kota Pacitan. Bendungan ini direncanakan akan memiliki kapasitas sebesar 8,68 juta meter kubik diharapkan dapat mengairi lahan seluas 600 hektare, menyediakan pasokan air baku, dan menghasilkan listrik sebesar 0,64 MW.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Bendungan Tukul di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, saya resmikan pada hari ini,” kata Jokowi saat peresmian.

Menurutnya, bendungan tersebut memiliki peran sangat penting untuk mengendalikan banjir, mengairi sawah atau irigasi dan penyediaan air baku sebanyak 300 liter perdetik.

“Dan tentu saja ini untuk warganya pak Bupati Pacitan, kapasitas tampung 87 juta meter kubik, bendungan ini bisa berikan manfaat sangat besar yaitu 600 hektar sawah sehingga tingkatkan indeks pertanaman, dari biasanya satu kali, satu kali tanam padi, dan satu kali tanam palawija menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija Insya Allah nanti sudah bisa diliat dan dilakukan,” terang Presiden.

Dengan berfungsinya Bendungan Tukul, lanjutnya, bisa dimanfaatkan sebagai infrastruktur penunjang untuk memperkuat ketahanan pangan dan ketahanan air.

“Saya minta agar Pemprov, Pemkab betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan bagi masuarakat, meningkatkan produksi pertanian bagi daerah dan memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” ucapnya Jokowi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here