Budaya K3 Dimulai dari Generasi Muda dan Pelajar, Tekan Angka Kecelakaan Kerja

0
427
Ilustrasi tenaga kerja. FOTO: VIBIZMEDIA/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Nasional) Tingkatkan kualitas pencegahan, penanganan, dan pengendalian kecelakaan kerja di semua sektor, Kementerian Ketenagakerjaan telah menyusun Program Kesehatan dan keselamatan kerja (K3) Nasional 2021 sampai 2025 untuk menjadi pedoman bagi pemerintah beserta stakeholders ketenagakerjaan.

“Program nasional juga akan menyebarluaskan pengetahuan K3 melalui materi-materi pendidikan, sejak tingkat menengah. Sehingga, pengetahuan ini akan menjadi bekal tatkala kaum muda memasuki dunia kerja,” terang Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, saat menyampaikan keynote speech pada Dialog Festival Bulan K3 Nasional Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (USUSA) secara virtual, pada Senin, 1 Maret 2021.

Menurut Ida, cara paling ampuh untuk menekan angka kecelakaan kerja adalah meningkatkan kesadaran berbudaya K3. Untuk itu, Indonesia yang tengah memasuki masa bonus demografi harus mulai menggencarkan sosialisasi, edukasi, dan pemahaman seputar K3 kepada generasi muda.

“Dalam konteks K3, kaum muda adalah pilar penting produktivitas yang harus dijaga dengan memberi perhatian lebih kepada aspek K3. Hal ini agar jumlah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja bisa terus menurun dan Angkatan kerja muda dapat terus produktif dan berkontribusi pada perekonomian,” kata Ida.

Selain penanaman budaya K3 kepada generasi muda dan pelajar, lanjutnya, cara lain menekan angka kecelakaan kerja adalah reformasi sistem pengawasan ketenagakerjaan.

“Reformasi yang dimaksud di sini tidak terbatas pada penguatan integritas pengawasan ketenagakerjaan, tetapi juga meliputi pembaharuan pendekatan dalam pembinaan dan pelayanan publik,” terangnya.

Ida menegaskan dunia usaha dan industri telah berkembang seiring berjalannya revolusi industri 4.0. Untuk itu, sistem pengawasan ketenagakerjaan harus mampu meresponnya. Karena dunia usaha dan industri yang berkembang sudah pasti menciptakan tantangan ketenagakerjaan yang semakin beragam.

“Untuk itu kami akan memastikan bahwa pengawas ketenagakerjaan tidak akan tertinggal dalam merespon perkembangan K3 terkini di dunia kerja,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here