Pemerintah Dorong PTDI Kuasai Teknologi Dirgantara

0
263
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa kunjungan kerja ke PT Dirgantara Indonesia di Bandung, Jawa Barat, pada Senin, 1 Maret 2021. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa pada Senin, 1 Maret 2021 dalam kunjungan kerjanya menyampaikan PT Dirgantara Indonesia sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki mandat sebagai agent of development, PTDI perlu mendorong bentuk-bentuk kerjasama strategis dengan OEM global untuk mengembangkan kemampuan desain dan rekayasa nasional.

“Salah satunya adalah melalui penyusunan konsep kerjasama antara pemerintah-PTDI-OEM (Original Equipment Manufacturer) dalam pengadaan alutsista dari OEM Global yang memberdayakan PTDI dan pelaku industri dirgantara nasional lainnya contohnya prospek pengadaan Airbus A330 MRTT, A400,” kata Suharso.

Suharso menambahkan beberapa agenda strategis PTDI ke depan yaitu komersialisasi N-219, pengembangan pesawat N-219 Amphibi, N-245 dan kerja sama produksi pesawat tipe R-80 agar mendapatkan prioritas dalam pelaksanaan kebijakan internal PTDI, antara lain melalui pembentukan tim khusus dengan sumber daya yang mencukupi untuk dapat melaksanakan agenda-agenda prioritas tersebut.

Menurutnya, PTDI menjadi salah satu andalan nasional untuk menunjukkan kepada dunia, bahwa Indonesia sudah menguasai teknologi dirgantara.

“Bahwa PTDI ini menjadi salah satu andalan nasional kita untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita sudah menguasai teknologi dirgantara. Nah penguasaan teknologi dirgantara itu menjadi simbol sebuah negara itu maju dalam penguasaan teknologi. Yang saya harapkan adalah semua pihak di dalam negeri mendukung untuk menjaga keberlanjutan dari PTDI, dan saya tadi telah mendengar laporan bahwa sebenarnya dalam hal manufacture nya sudah banyak hal yang sifatnya excellence yang sudah dicapai,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here