Akankah Vaksin Nusantara Bergabung dengan Vaksin Merah Putih?

0
445

(Vibizmedia – Wawancara Eksklusif) Vaksin Nusantara yang menjadi perhatian publik dan ramai dibicarakan akhir-akhir ini, menjadi salah satu yang dinantikan kehadirannya di Nusantara. Vibizmedia dalam kesempatan wawancara dengan Prof. Bambang Brodjonegoro, Menristek pada 1 Maret 2021, yang menangani pengembangan Vaksin Merah Putih. Namun pada kesempatan ini menanyakan bagaimana kelanjutan dari Vaksin Nusantara yang merupakan karya anak bangsa juga, yang tentu sangat membanggakan.

Rupanya sudah menjadi agenda bagi Kementerian Ristek untuk turut mengikutsertakan Vaksin Nusantara dalam konsorsium Vaksin Merah Putih. Sebagaimana kita tahu pada Kementerian Ristek membiayai enam platform vaksin yang dibuat oleh tujuh institusi yang berbeda-beda. Keenam platform yang dimaksud adalah:

1. Platform Vector Adenovirus (ITB)
2. Platform Protein recombinant (UnPad)
3. Platform DNA, mRNA, dan Virus-like-particles (UI)
4. Platform Protein recombinant (UGM dan LIPI )
5. Adenovirus dan Adeno-Associated Virus-Based (UNAIR)
6. Platform Sub-unit protein rekombinan (mamalia) dan Sub-unit rekombinan (yeast) (Lembaga Biologi Molekuler Eijkman)
Jika vaksin Nusantara kelak masuk dalam konsorsium Vaksin Merah Putih maka vaksin Nusantara akan menjadi platform yang ketujuh dalam konsorsium ini. Platform Vaksin Nusantara adalah sel dendritik

Menristek Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan “Ketika mengetahui ada vaksin Nusantara mereka sudah kami ajak.”  Menristek Prof. Bambang Brodjonegoro mengatakan bahwa kuncinya ada di Kementrian Kesehatan sebagai pembeli dan yang menjadi sentral penyedia vaksin bagi seluruh masyakarat. Mengingat bahwa vaksin tidak bisa dijual bebas pada masyarakat. Vaksin Nusantara sedang didiskusikan bagaimana caranya bergabung dengan Vaksin Merah Putih.

Hal yang masih didiskusikan dan dipertimbangkan menurut Menristek Prof. Bambang Brodjonegoro adalah:
• Disisi hulu apakah masih 100% peran dari Amerika ataukah sebagian di Indonesia.
• Positioning Vaksin Nusantara di antara vaksin-vaksin lainnya

Jadi apabila menjawab pertanyaan apakah Vaksin Nusantara akan bergabung, tentunya masih membutuhkan waktu pengkajian lebih lanjut.

(Catatan: tulisan ini bersambung dengan beberapa tulisan berikutnya dengan topik yang sama, Vaksin Merah Putih)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here