Jokowi Ingatkan Jajaran Kemendag, Target Pertumbuhan Ekonomi 2021 Capai 5%

0
473
Presiden Joko Widodo meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 di Istana Negara, pada Kamis, 4 Maret 2021. FOTO: BPMI

(Vibizmedia-Nasional) Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa kondisi perekonomian Indonesia sangat terganggu akibat pandemi Covid-19. Hal tersebut disampaikannya saat meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional Kementerian Perdagangan Tahun 2021 di Istana Negara, pada Kamis, 4 Maret 2021.

Ia pun mengingatkan kembali bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2020 berada pada minus 2,19 persen.

“Akibat pandemi selama satu tahun ini, kinerja perekonomian kita sangat terganggu. Kita tahu, pertumbuhan ekonomi kita pada 2020 jatuh di minus 2,19 (persen). Akibat pandemi selama satu tahun ini, kinerja perekomonian kita berada dalam situasi yang tidak mudah. Berada dalam situasi yang tidak gampang,” terang Presiden.

Oleh karena itu, Presiden mengajak semua pihak bekerja keras mempercepat pemulihan kondisi perekonomian Indonesia. Dirinya menargetkan perekonomian Indonesia mampu tumbuh sebesar sekitar 5 persen.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak untuk mensyukuri sisi perdagangan luar negeri.

“Dalam situasi perekonomian dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini kita patut bersyukur kinerja perdagangan luar negeri, ekspor cukup baik. Tadi sudah disampaikan neraca perdagangan 2020 mengalami surplus 21,7 miliar dolar. Surplus. Yang lalu-lalu selalu kita nggak pernah yang namanya surplus,” katanya.

“Dan akibat pandemi selama setahun ini kinerja perekonomian dalam situasi yang tidak mudah, tidak gampang. Oleh sebab itu, kita semua harus bekerja keras mempercepat pemulihan ekonomi nasional kita. Target dalam APBN tahun ini growth pertumbuhan ekonomi kita harus mencapai angka kurang lebih 5%. Bukan sesuatu yang mudah dari -2,19%,” lanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here