Christine Tjia: Time Management Penting dalam Berbisnis

0
190

(Vibizmedia – Gaya Hidup dan Hiburan) Mengerjakan lebih dari satu bisnis, nampaknya bukan menjadi hal yang sulit bagi Christine. Wanita yang memiliki beragam bisnis, yaitu Darling Salon, de Pillar Interior, dan sabun serta shampoo dengan brand Glow ini, memang bisa dikatakan profesional dalam menjalankan semua bisnisnya.

Diantara semua bisnisnya, memang bisnis salon dan desain interior adalah yang paling menarik untuk disimak. Apa yang membuat Christine memilih kedua bisnis tersebut? “Saya memang sarjana lulusan design (design interior), sedangkan salon dan seputar kecantikan adalah hobi.” katanya.

Christian Tjia (Sumber: Instagram@de_pillar_id)

Pentingnya Time Management dalam Berbisnis

Christine juga menjelaskan tentang bisnis salon dan desain interiornya “Setiap bidang pekerjaan pasti punya keunikannya sendiri-sendiri. Keduanya berkecimpung dalam bidang jasa. Untuk salon keunikannya terletak kepada kepuasan pelanggan akan hasil kerja, tingkat kerapihan, dan tentu saja pelayanan dari para pekerja. Kalau untuk interior keunikannya adalah bagaimana kita bisa ikut menyelami karakter serta kebiasaan-kebiasaan dari pengguna jasa interior, demi menciptakan tempat hunian yang sesuai dengan selera dan bersifat longterm yang bertitik beratkan pada kenyamanan.”

Dalam menjalankan kedua bisnis yang berbeda, penerapan time management (pengaturan waktu) yang tepat, tentu menjadi hal yang tak mungkin dihindari. Bagi Christine, kedua bisnis tersebut memiliki cara pengaturan waktu yang berbeda.

Darling Salon milik Christine Tjia (Sumber: Instagram@darling__id)

Untuk bisnis salon, time management yang dilakukannya merupakan aktivitas bisnis harian yang dikerjakannya secara pribadi, sedangkan untuk bisnis desain interior, pengaturan waktunya bukan hanya melibatkan dirinya saja, tetapi juga harus menyertakan beberapa pihak eksternal untuk mempertemukan ide, perubahan design sampai mencapai titik temu.

Kesuksesan: Pengusaha Bisa Mengatur Keuangan dengan Baik

Dalam menjalani semua bisnisnya, bukannya ia bebas dari resiko. “Setiap bidang usaha pasti punya resiko” katanya. Tak heran, ia pun kadang pernah mengalami pengalaman yang tak menyenangkan dengan konsumen. Namun, ia tak pernah menyerah dalam menjalankan semua bisnisnya.

Christine mengakui, tantangan dalam berbisnis, adalah membuat cara agar customer mau untuk menggunakan jasanya kembali. Dan bukan hanya kembali, tetapi juga menjadi pelanggan yang setia.

Soal kerja keras, hal itu memang ada juga pada dirinya. Menjalankan beragam bisnis seperti yang dilakukannya, memang tak mudah, tapi ia berusaha untuk memberi yang terbaik kepada konsumennya. Bahkan, terkadang ia sendiri turun tangan untuk menjawab permintaan konsumen.

Bicara mengenai kesuksesan, ia menjawab dengan lengkap: “Definisi kesuksesan menurut saya adalah posisi dimana seorang pengusaha itu dapat memenuhi setiap pengeluaran (modal dan gaji pegawai serta biaya operasional setiap bulannya) dan tentu saja ada profit yang ditabungkan setiap bulannya. Dan perusahaan dapat mengatur keuangan dengan benar,” katanya menjelaskan.

Foto: courtesy of Christine Tjia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here