Kemenkumham Lakukan Vaksinasi 11.457 Pegawai di Jakarta

0
338
Kegiatan vaksinasi pegawai Kementerian Hukum dan HAM (Foto: Kontributor Vibizmedia)

(Beritadaerah – Nasional) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) melakukan vaksinasi Covid-19 bagi seluruh ASN di unit utama, Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, dan Unit Pelaksana Teknis Kemenkumham Wilayah DKI Jakarta. Pelaksanaan vaksinasi berlangsung lima hari, dimulai sejak Rabu 10 Maret 2021 hingga 17 Maret 2021, dengan kuota per harinya maksimal dua ribu pegawai.

Penyuntikan vaksinasi dibagi menjadi dua kloter, dijadwalkan mulai pukul 08.00-12.00 WIB, dan pukul 12.00-15.00 WIB. Pegawai yang akan mengikuti vaksinasi, diwajibkan membawa KTP, mencetak formulir screening awal dan formulir kartu vaksinasi Covid-19, kemudian mengisi setiap pertanyaan sesuai kondisi masing masing.

Ruang screening berlokasi di gedung Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, dengan daya tampung sekitar 50 orang tenaga medis dari perbantuan tenaga medis RSUP Dr. Sitanala Tangerang. Sisanya merupakan gabungan tenaga medis dari Persatuan Tenaga Medis (Pernakes) Kemenkumham Unit Utama dan Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.

Menurut drg. Diana Ekadesy, perwakilan dari Pernakes Kemenkumham, pemberian vaksinasi yang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan RSUP Dr. Sitanala ini ditargetkan menyasar kepada 11.457 pegawai.

“Kegiatan vaksinasi ini akan dicalonkan sebagai percontohan, jika kegiatan ini berlangsung dengan baik,” ujar Diana di lobi Graha Pengayoman Kemenkumham, Rabu (10/03/2021) pagi, saat hari pertama vaksinasi berlangsung.

Para pegawai saat dilakukan vaksinasi datang dengan menggunakan masker medis dua lapis, mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, mengecek kondisi tubuh, dan tetap menjaga jarak. Sedangkan sesudah divaksinasi, disarankan tidak melakukan aktivitas berat, beristirahat yang cukup, perbanyak minum air putih, dan memperhatikan apakah ada reaksi buruk yang timbul. Jika ada, diminta segera menghubungi dokter atau tim medis terdekat.

Diana berharap pelaksanaan vaksinasi tahap pertama ini berlangsung lancar dan memberikan kontribusi bagi pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia. “Yang paling penting adalah kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” pungkas Diana.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Sumber: Kemenhukham

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here