Kepala Bappenas: Indonesia Perlu Manfaatkan Ekonomi Digital, Potensinya USD 155 Miliar

0
316
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan transformasi ekonomi merupakan suatu keniscayaan di tengah ketidakpastian kondisi global akibat kompetisi yang semakin tajam.

“Transformasi ekonomi merupakan prasyarat dari peningkatan dan kesinambungan pertumbuhan serta penanggulangan kemiskinan, sekaligus pendukung bagi keberlanjutan pembangunan,” jelas Suharso saat memberikan Keynote Speech pada acara ISED (Institute of Social Economic Digital) secara virtual dengan tema “Mewujudkan Visi Indonesia Maju 2045 Melalui Peningkatan Keterampilan Digital”, pada Kamis, 18 Maret 2021.

Menurutnya, upaya mewujudkan terjadinya transformasi ekonomi antara lain akan dilakukan melalui beberapa strategi, yakni sumber daya manusia (SDM) berdaya saing, ekonomi hijau, integrasi ekonomi domestik (domestic power house), produktivitas sektor ekonomi, transformasi digital, serta pemindahan ibu kota negara (IKN).

“Indonesia perlu segera memanfaatkan ekonomi digital. Potensi ekonomi digital di Indonesia adalah sebesar USD155 miliar dolar, yang memberikan kontribusi sebesar 0,7% dari ekonomi digital global tahun 2025,” kata Suharso.

Suharso menjelaskan digital ekonomi dapat berkontribusi 9,5% terhadap PDB Indonesia tahun 2025. Ketertinggalan dalam ekonomi digital dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi masa depan.

“Jika Indonesia tidak memanfaatkan potensi digitalisasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan dapat melambat dari 5,0% menjadi sekitar 3%. Tetapi, jika Indonesia dapat memanfaatkan ekonomi digital dengan baik, maka ekonomi Indonesia dapat tumbuh menjadi sekitar 6%,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here