Prof Wiku: Dari 15 Provinsi Jalankan PPKM Mikro Terbentuk 7.664 Posko

0
158
Ilustrasi penanganan Covid-19 melalui PPKM Mikro. FOTO: PEMPROV JATENG

(Vibizmedia-Nasional) Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan sebanyak 15 provinsi yang melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tingkat desa dan kelurahan (PPKM Mikro) telah melaporkan pembentukan Pos Komando (Posko). Per 28 Maret, sudah terdapat 7.664 posko terbentuk, yang meliputi 193.550 RT, dan mencakup 12.619.259 kepala keluarga (KK).

Terbentuknya posko paling banyak berada di Jawa Tengah sebanyak 2.665 posko dengan total melebihi 4 juta KK tercakup dalam pemantauan. Disusul Jawa Timur sebanyak 2.249 posko dengan lebih dari 3 juta KK dalam pemantauan. Selain itu, kemajuan pembentukan posko juga terlihat pada 5 provinsi yang baru melaksanakan PPKM Mikro, yaitu Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Pencapaian ini tentunya patut kita apresiasi. Mengingat semakin banyaknya posko, maka semakin banyak masyarakat yang terjaga dan terlindungi,” kata Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Istana Kepresidenan Jakarta secara virtual, pada Kamis, 1 Maret 2021.

Dari data perkembangan pada provinsi-provinsi yang baru melaksanakan PPKM Mikro, kemajuan paling signifikan terlihat di NTB. Dimana hanya dalam waktu 1 minggu, telah terbentuk 68 posko yang memantau lebih dari 100 ribu kepala keluarga. Selain NTB, beberapa provinsi lain juga telah menunjukkan kemajuan dalam pembentukan posko.

Dan kondisi ini adalah perkembangan yang baik dalam penanganan pandemi Covid-19 di berbagai daerah. Karenanya bagi daerah yang sudah memasuki minggu ke-8 PPKM Mikro, agar terus meningkatkan performa dan penanganan di wilayahnya masing-masing.

Dengan semangat bersama melindungi satu sama lain melalui posko, mencerminkan sikap patriot bangsa Indonesia. Semua daerah diminta jangan lengah, karena perkembangan penanganan Covid-19 yang saat ini menunjukkan tren perbaikan merupakan buah jerih payah koordinasi seluruh unsur pemerintah bersama masyarakat hingga ke tingkat terkecil.

“Dan bagi wilayah yang baru melaksanakan PPKM Mikro dalam 1 minggu terakhir, tetap semangat dan tingkatkan progres penanganan di wilayah masing-masing agar pengendalian Covid-19 dapat semakin baik ke depannya,” pesan Wiku.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here