Lighthouse Industri 4.0 Tampilkan Capaian di Hannover Messe 2021

0
92
(Photo: Kominfo)

(Vibizmedia-Nasional) Kementerian Perindustrian telah menetapkan beberapa perusahaan di Tanah Air sebagai lighthouse 4.0. Perusahaan-perusahaan tersebut dinilai unggul di sektornya dalam menerapkan teknologi industri 4.0. Dalam ajang pameran Hannover Messe 2021: Digital Edition, perusahaan yang menjadi global lighthouse serta national lighthouse turut ambil bagian menampilkan capaian dan kemampuan dalam transformasi teknologi.

PT. Schneider Electric Manufacturing Batam (SEMB) serta PT. Petrosea Tbk. Yang pada 2019 berhasil masuk dalam jajaran Global Lighthouse Network World Economic Forum (WEF). “Dua perusahaan asal Indonesia tersebut termasuk dalam 54 perusahaan di dunia yang menjadi leader dalam adopsi industri 4.0,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (13/04/2020).

Selanjutnya, Kementerian Perindustrian menetapkan tiga perusahaan industri sebagai National Lighthouse Industry 4.0 pada 2020. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT. Akebono Brake Astra Indonesia, PT. Pupuk Kalimantan Timur, serta PT. Indolakto-Purwosari. Mereka dijadikan contoh dalam transformasi digital dan penerapan teknologi 4.0. “Perusahaan-perusahaan ini dianggap layak menjadi role model bagi pelaku industri di sektornya serta dapat menjadi mitra dialog pemerintah dalam implementasi Industri 4.0 di Indonesia,” ujarnya.

Tiga perusahaan, yaitu Petrosea, SEMB, dan Akebono Brake tampil dalam special program Making Indonesia 4.0 – Champion Journey. Program ini merupakan highlight dari capaian penerapan teknologi industri 4.0 melalui peta jalan Making Indonesia 4.0. Dari kisah perjalanan implementasi industri 4.0 di ketiga perusahaan tersebut, terdapat kesamaan faktor krusial yang mendukung kesuksesan transformasi digital, yaitu keterlibatan sumber daya manusia (SDM) dalam proses yang dijalani.

Dengan pengakuan dari WEF sebagai salah satu lighthouse global, perusahaan pertambangan Petrosea yang telah berdiri sejak tahun 1972 ini, terus berupaya untuk bertransformasi dengan menerapkan teknologi digital di semua lini operasional. Direktur Pertambangan Petrosea, Iman Darus Hikhman mengatakan, terdapat dua hal utama dalam pengembangan digital ecosystem yang dilakukan perusahaan. Pertama, Petrosea berpartner dengan perusahaan-perusahaan penyedia teknologi digital asal Indonesia yang memiliki kapabilitas. “Dengan banyaknya perusahaan ini, kita optimis bahwa Indonesia akan mampu berkompetisi secara global,” ujar Iman.

Setelah launching Making Indonesia 4.0, Akebono memulai transformasi dengan meningkatkan kompetensi karyawan serta membuat roadmap peningkatan kualitas dan produktivitas. Perusahaan membentuk taskforce dari berbagai departemen untuk transformasi digital di lini produksi. “Taskforce merupakan hal penting agar setiap anggota merasa termotivasi dan meningkatkan kerja sama,” jelas Daniel.

Ia mengatakan, target final adalah menyajikan performance perusahaan kepada top management secara realtime. “Dengan kolaborasi antara berbagai industri di Indonesia sebagai ekosistem, dukungan pemerintah, serta kesiapan untuk berubah, kami siap menyambut era industri 4.0,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here