Kunker ke SPAM Umbulan, Menteri PPN Dorong Pemprov Jatim Tingkatkan Penyediaan Air Baku

0
155
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa meninjau SPAM Umbulan, pada Jumat, 16 April 2021. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional melakukan kunjungan kerja, pada Jumat, 16 April 2021, ke SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 22 Maret 2021.

Menurutnya, SPAM Regional Umbulan memegang peranan strategis dalam menyediakan akses air minum kepada 1,6 juta jiwa atau 320.000 Sambungan Rumah di Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, dan Kabupaten Gresik.

Tahun 2024, seluruh masyarakat Indonesia ditargetkan untuk dapat memiliki akses terhadap air minum layak, 15% rumah tangga memiliki akses air minum aman, dan 30% rumah tangga memiliki akses air minum perpipaan yang dipenuhi melalui Major Project pembangunan 10 juta sambungan rumah.

Menurut WHO, penyediaan akses dan air minum dan sanitasi yang tidak memadai dapat menyebabkan economic loss sebesar 1,5% GDP. Adapun dalam bidang kesehatan, penyediaan akses air minum dan sanitasi layak dapat mengurangi indeks risiko penyakit sebesar 0,39.

Di Provinsi Jawa Timur rumah tangga yang telah memiliki akses air minum layak mencapai angka 95,56%, dimana 19,89% diantaranya merupakan akses air minum jaringan perpipaan.

Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum Regional Umbulan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan akses air minum jaringan perpipaan di Provinsi Jawa Timur dan merupakan salah satu proyek SPAM Regional pertama di Indonesia yang dibangun melalui skema pendanaan Kerjasama Pemerintah Badan Usaha.

Dalam kunjungannya, Suharso mengimbau kepada Pemerintah Provinsi agar segera melakukan penataan kawasan sekitar mata air dan menyelesaikan permasalahan sosial, dalam rangka pengamanan sumber air baku, salah satunya melalui penetapan kawasan Mata Air Umbulan sebagai obyek vital negara.

Suharso juga menegaskan untuk meningkatkan keberlanjutan penyediaan air baku.

“Diperlukan konservasi wilayah hulu dan catchment area melalui, penataan kawasan di sekitar mata air Umbulan untuk pengamanan kualitas air baku, pelaksanaan program penghijauan, pembatasan izin sumur bor di sekitar catchment area SPAM Regional Umbulan, dan konservasi wilayah hulu,” tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here