Dihadapan Petani, Jokowi: Pemerintah Tidak Senang dengan Impor Beras

0
137
Presiden Joko Widodo berdialog dengan para petani di Desa Wanasari, Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu, 21 April 2021. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah tidak senang dengan adanya impor beras.

“Pemerintah sebetulnya tidak seneng, tidak suka yang namanya impor beras. Tapi karena hitung-hitungan banyak yang kena banjir, pandemi, kadang memang kalkulasi, waduh ini kurang, sehingga perlu tambahan untuk cadangan,” terang Presiden saat berdialog dengan para petani di Desa Wanasari, Indramayu, Jawa Barat, pada Rabu, 21 April 2021.

Ia juga mengatakan pemerintah sudah memutuskan tidak akan mengimpor beras setidaknya hingga Juni 2021.

“Insyaallah nanti sampai akhir tahun, kalau kita tahan produksinya, bagus berarti juga tidak akan impor,” ucapnya.

Presiden mengungkapkan senang dengan hasil panen di Desa Wanasari mencapai 8 ton per hektare. Harga gabah juga sudah naik menjadi Rp4.200 per kilogram.

“Hanya tadi ada keluhan dari petani misalnya pupuk subsidi terutama, yang masih sering hilang pupuknya, sulit dicari. Kemudian juga petani kesulitan dalam mencari tenaga kerja untuk panen, sehingga petani ingin diberi combine. Sudah saya iya kan, termasuk traktor dan juga pompa. Segera dikirim,” tegasnya.

Presiden optimis hasil produksi pertanian semakin baik demi ketahanan pangan dan mencapai swasembada, sehingga Indonesia tidak akan impor melainkan ekspor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here