Bendungan Kuningan Siap Digenangi, Kementerian PUPR Siapkan Rumah Relokasi Warga

0
223
Ilustrasi pembangunan hunian layak bagi masyarakat. FOTO: PUPR

(Vibizmedia – Nasional) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam rangka mendukung ketahanan air dan pangan nasional, menyelesaikan beberapa pembangunan bendungan, salah satunya adalah Bendungan Kuningan.

Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membeli tempat penampungan air berskala raksasa di Jawa Barat, yang digadang-gadang akan mendukung ketahanan air dan pangan nasional.

Konstruksi bendunganitersebut per April 2021 sudah sepenuhnya  selesai. Tahap berikutnya, adalah pembersihan lahan yang akan digenangi air.

Penggenangan bendungan (impounding) direncanakan dilakukan pada bulan Juni 2021. Saat ini sedang proses pembersihan lahan (clearing) area genangan. Untuk mendukung proses relokasi terhadap masyarakat yang sebelumnya bermukim di area genangan, Kementerian PUPR juga sedang menyelesaikan pembangunan 419 unit rumah khusus bagi masyarakat tersebut.

“Rumah khusus adalah program Kementerian PUPR yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan khusus, seperti nelayan, pemukiman kembali korban bencana/pengungsi, guru, tenaga medis dan petugas di daerah perbatasan dan pulau terpencil, termasuk pemukiman kembali masyarakat terdampak program pemerintah,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Direktur Jenderal Perumahan Khalawi Abdul Hamid menambahkan, pihaknya terus mendorong penyelesaian pembangunan rumah khusus bagi masyarakat yang terdampak pembangunan Bendungan Kuningan.

Rumah khusus ini dibangun di atas lahan seluas 9,49 ha di Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat tidak jauh dari lokasi Bendungan Kuningan. Rumah khusus yang dibangun dengan tipe 28 saat ini progres fisiknya telah mencapai 70% dan diharapkan dapat selesai pada Juni 2021.

Pemerintah Kabupaten Kuningan memberikan dukungan penuh kepada Kementerian PUPR untuk membangun rumah khusus bagi warga terdampak pembangunan Bendungan Kuningan.

Untuk diketahui, pada TA 2021 Kementerian PUPR menargetkan untuk membangun 2.631 unit rumah khusus. Target ini meningkat dari TA 2020 yakni 1.575 unit rumah khusus. Rumah Khusus merupakan bagian dari Program Sejuta Rumah yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo pada April 2015 lalu.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kementerian PUPR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here