Ekonomi Hijau, Menteri Suharso: Ciptakan 11,3 Juta Pekerjaan di Dunia, 62% Ada di Asia

0
244
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Ekonomi hijau memberikan peluang investasi dan bisnis baru yang lebih berkelanjutan. The International Renewable Energy Agency tahun 2017 mengungkapkan bahwa ekonomi hijau memberikan peluang investasi dan bisnis baru yang lebih berkelanjutan dengan penciptaan lapangan kerja, yakni 11,3 juta pekerjaan di seluruh dunia berasal dari sektor energi terbarukan, 62% darinya berada di Asia.

Senada dengan itu, Institute for Essential Services Reform mengungkapkan sekitar 1,7 juta pekerja Indonesia berada pada sektor energi terbarukan pada tahun 2040. Disisi lain, Sektor hijau domestik yang kuat akan menghadirkan teknologi dan inovasi terbaru yang selaras dengan prinsip-prinsip teknologi hijau.

Ekonomi hijau merupakan bagian untuk mencapai SDGs, ekonomi hijau mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, yang mengakui nilai modal alam, meningkatkan ketahanan, membangun ekonomi lokal yang inklusif dan berkeadilan, serta memperhitungkan penurunan emisi gas rumah kaca.

Menteri Suharso mengatakan, strategi transformasi ekonomi hijau di Indonesia dilakukan dengan pengembangan energi baru terbarukan, penerapan ekonomi sirkular, pembangunan fasilitas pengolahan sampah dan B3, restorasi lahan berkelanjutan dan pengembangan pertanian berkelanjutan.

“Kolaborasi multipihak merupakan kunci berhasilnya transformasi ekonomi melalui industri hijau. Kolabolasi tersebut antara lain pemerintah, praktisi dan akademisi, dunia usaha, serta masyarakat,” ujar Menteri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here