IHSG Berakhir di Bawah Level 6000, Meski Ditopang Lonjakan Sektor Pertambangan Sebesar 2.79 Persen

0
115

(Vibizmedia – IDX Stocks) – IHSG ditutup anjlok 0.86% atau 52.04 poin ke level 5964.82. Demikian juga dengan indeks LQ45 yang turun lebih dalam, 1.17% atau 10.56 poin ke level 892.17.

Pergerakan IHSG hari ini ditandai dengan penguatan pada pembukaan bursa tadi pagi, namun kemudian meluncur ke zona merah, memasuki level dibawah 6000 dan sempat menyentuh level terendahnya hari ini yakni di level 5955.61.

Tiga sektor menahan penurunan lebih lanjut IHSG sore hari ini, dipimpin sektor pertambangan yang melonjak 2.79% disusul kenaikan sektor property sebesar 0.75% dan sektor aneka industry 0.01 persen.

Dari catatan perdagangan terlihat ada 193 saham yang harganya naik sementara lebih banyak yaitu 304 saham turun dan 139 saham stagnan.

Volume perdagangan hari ini mencapai 14.18 miliar saham dengan nilai sebesar Rp.9.96 triliun. Dengan capaian kapitalisasi pasar sebesar Rp.7085.58.

Bursa saham utama Asia beragam dimana indeks Nikkei 225 ditutup naik terbatas 0.36% atau 105.60 poin ke level 29126.23. Sementara indeks Hangseng turun 0.43% atau 125.92 poin ke level 28952.83 dan indeks Shanghai SSEC anjlok 0.95% atau 33 poin ke level 3441.17.

Nilai tukar rupiah di pasar spot, sore hari ini ditutup di level Rp. 14.485 per dolar AS, menguat 0.28% dibandingkan penutupannya kemarin sore yakni di posisi Rp.14.525 per dolar AS. Pergerakan rupiah sore ini searah dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia dengan dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar yakni sebesar 0.71 persen.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here