Jokowi: Tidak Ada Tempat untuk KKB di Tanah Papua dan Pelosok Tanah Air

0
81
Presiden Joko Widodo memberikan pernyataan pers terkait insiden KRI Nanggala dan kelompok kriminal bersenjata di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 26 April 2021. FOTO: BIRO PERS SETPRES

(Vibizmedia-Nasional) Selain menyampaikan duka mendalam atas gugurnya awak KRI Nanggala 402, Presiden Joko Widodo juga menyampaikan duka atas gugurnya Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya, dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Kontak tembak tersebut terjadi di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, pada Minggu sore, 25 April 2021, kemarin.

“Atas nama rakyat, bangsa, dan negara saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan,” ucap Presiden saat menyampaikan pernyataan yang turut didampingi oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BIN Budi Gunawan, pada Senin, 26 April 2021, di Istana Merdeka, Jakarta.

Almarhum juga akan memperoleh penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanan yang diberikan.

“Mari kita mendoakan semoga arwah almarhum Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Negara akan memberikan penghargaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi atas dedikasi, pengabdian, serta pengorbanannya,” jelas Presiden.

Lebih jauh, Presiden Joko Widodo memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk terus mengejar dan menangkap seluruh anggota kelompok kriminal bersenjata baik di Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air.

“Saya tegaskan, tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di Tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here