Momentum Ubah Persepsi Pemasyarakatan di Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57

0
108

(Vibizmedia – Nasional) Pontianak – Upacara Peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, dilaksanakan secara virtual dari Graha Pengayoman, Jakarta. Mengangkat tema “Akselerasi Adaptasi, Pemasyarakatan PASTI Maju” peringatan ini juga dikuti oleh Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Struktural dan Jajaran Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalbar melalui aplikasi teleconference di Aula lantai 2 Kantor Wilayah, Selasa (27/04).

Mengawali acara ini, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard Silitonga menyampaikan sejarah singkat pemasayarakatan. Sejarah pemasyarakatan sejak awal dibentuk tahun 1963 oleh Bapak Saharjo S. H. selaku Menteri Kehakiman pada saat itu mengukuhkan pemasyarakatan sebagai sistem di deklarasikan sebagai pengganti sistem kepenjaraan.

Pada saat itu disepakati pemasyarakatan bertujuan untuk mencapai re-integrasi sosial atau pulihnya kesatuan hubungan hidup, kehidupan dan penghidupan warga binaan pemasyarakatan. Selanjutnya, transformasi menuju sistem pemasyarakatan dilegitimasi melalui undang-undang nomor 12 tahun 1995, tentang pemasyarakatan menjadikan pelaksanaan sistem pemasyarakatan semakin baik.

Selanjutnya, bertindak sebagai Inspektur Upacara, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia, Mahfud MD memberikan amanat bahwa Pemasyarakatan dituntut untuk mampu membangun kapasitas pribadi para pelanggar hukum agar menjadi pribadi yang lebih baik.

“Saat ini persepsi masyarakat kita belum tercerahkan, mereka masih terperangkap mindset punitif sehingga reaksi-reaksi seperti pemberian derita, penjeraan, penyiksaan, atau bahkan pembinasaan adalah ekspektasi yang mereka harap terwakili oleh institusi Lembaga Pemasyarakatan. Namun didalam pendekatan sistem Pemasyarakatan, membangun kapasitas pribadi yang lebih baik kepada warga binaan dilaksanakan melalui pembinaan yang berkesinambungan, sistematis, dan terarah dengan mengedepankan perlakuan yang manusiawi dan menghormati hak-hak mereka sebagai manusia,“ jelasnya.

Pemasyarakatan yang diyakini bersama sebagai sebuah tools Nation building dan character building inilah yang menurut Mahfud MD perlu diperjuangkan, disebarkan, ditularkan agar menjadi kesadaran kolektif dan akhirnya menjadi budaya bersama.

Secara khusus, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalbar, Fery Monang Sihite menyampaikan bahwa dalam peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 untuk meningkatkan kembali tata nilai PASTI.

“57 tahun bukan merupakan usia yang muda lagi, didalamnya sudah banyak pengabdian yang diberikan untuk bangsa dan negara. Namun, kita juga menyadari bahwa masih ada kelemahan yang harus dibenahi pada jajaran Pemasyarakatan di Kanwil Kemenkumham Kalbar dalam mencapai dan memberikan janjinya dalam tata nilai yang Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan dan Inovatif (PASTI),” ujar Fery.

Sementara itu menurut Kepala Divisi Pemasyarakatan Suprobowati mengatakan, Dengan bertambahnya usia Pemasyarakatan, kami berharap minimal jajaran Pemasyarakatan di Kalimantan Barat bisa meningkatkan profesionalitasnya.

“Dengan adanya Corporate University (CORPU) kita seluruh jajaran Pemasyarakatan wajib dan harus belajar secara mandiri dan kelompok ini harus di tingkatkan,”ujar Suprobowati.

Jangan hanya sebagai yel-yel saja kita harus pasti, tapi paling tidak seluruh jajaran petugas pemasyarakatan di Kalimantan Barat, walau dengan kekurangan SDM dan Sarpras UPT Pemasyarakatan bisa meningkatkan kapasitas petugas untuk lebih profesional agar kedepannya tidak kerepotan menghadapi masalah yang ada.

“Dengan rangkaian kegiatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang sudah berlangsung, kita bisa melihat bahwa kegiatan One day,one’s Prison Product sudah memotivasi jajaran Pemasyarakatan untuk meningkatkan kapasitas, khusunya dibidang kegiatan kerja. Kegiatan ini sudah bisa menghasilkan pendapatan dan PNBP yang meningkat. Ini bukti bahwa kita bisa dan kita mampu, asalkan kita bisa menggerakkan jajaran untuk lebih professional,” tutup Suprobowati. (foto/narasi : Dirjen Pas / Humas Kumham Kalbar dan Humas Div Pas).

Sumber : Humas Kemenkumham RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here