Bappenas: Untuk Capai Pertumbuhan Ekonomi 5,4 Persen Perlu Investasi Rp5,9 Triliun

0
147
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa (Foto: Kemkominfo)

(Vibizmedia – Economy & Business) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan, Pemerintah Indonesia membutuhkan investasi setidaknya Rp5.891,4 triliun hingga Rp5.931,8 triliun pada 2022 agar perekonomian bisa tumbuh pada level 5,4-6,0 Persen.

“Pencapaian pertumbuhan ekonomi setinggi itu dibutuhkan investasi sebesar Rp5.891 hingga Rp5.931 triliun,” kata Suharso dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Pusat 2021, Kamis (29/4/2021) di Jakarta.

Menurut Suharso, BUMN dan swasta harus bisa memicu investasi dan menggerakkan sektor-sektor yang sedang dalam kapasitas rendah.

“Hitung-hitungannya diperlukan investasi pemerintah Rp439,4-497 triliun, BUMN Rp503,1-577 triliun, swasta Rp4.948,9-4.857,7 triliun,” kata Suharso.

Sejalan dengan itu, lanjutnya, diharapkan angka Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia bisa ditekan lebih rendah di 2022, yaitu di angka 6,24. ICOR adalah rasio efisiensi investasi.

Suharso memaparkan, pada 2022 perhitungan fiskal yang konservatif berada di kisaran 5,2% hingga 5,8%, dengan tingkat kehati-hatian yang tinggi. Setidaknya ada harapan tahun depan perekonomian Indonesia bisa semakin pulih.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto:Kemkominfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here