Kunjungi STIPark, Suharso: NTB Contoh Tekan Biaya Produksi Petani, Nelayan dan Peternak

0
57
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja ke Science Technology Industrial Park di Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 2 Mei 2021.

Science Technology Industrial Park atau STIP merupakan nomenklatur baru dari Technopark Agro Eduwisata yang terletak di Desa Banyumulek, Lombok Barat. STI Park dikelola oleh Pemerintah Provinsi NTB. STIP memiliki 3 target program yang dikembangkan. Pertama adalah penanganan produk, target kedua adalah sertifikasi produk, informasi, wirausaha baru, kerjasama dan bisnis proses, serta tempat belajar dan wisata.

Target ketiga adalah fabrikasi produk permesinan, training/kursus wirausaha, uji pasar produk IKM, bisnis model (Hulu Hilir), NTB Miniatur, serta Taman Edukasi dan Teknologi.

STIPark memiliki program inkubasi yakni melahirkan pengusaha baru di generasi muda sebagai bekal ketika terjun ke dunia wirausaha. Usai meninjau STIPark, dalam konfrerensi persnya Suharso mengatakan bahwa kedepan, Indonesia berpotensi diserbu oleh ayam dari luar negeri.

“Karena sekarang ini kenapa harga daging kita itu mahal, karena harga pakannya itu mahal. Contohnya ayam, ayam kita ini nanti berpotensi diserbu oleh ayam-ayam dari luar negeri, karena harga ayam kita lagi naik, disana stabil diluar, di Brazil itu harganya stabil dan murah,” jelas Suharso.

Suharso mengatakan salah satu yang menyebabkan harga ayam tinggi di tanah air adalah karena faktor harga input yang didalamnya termasuk harga pakan, biasanya para peternak, petani, dan nelayan tidak tertolong karena harga inputnya mahal dan mengakibatkan nilai tukarnya rendah.

“Kita berharap NTB bisa menjadi contoh untuk menekan seluruh ongkos produksi dan menekan biaya input petani, nelayan dan peternak, sehingga dengan demikian nilai tambah yang mereka peroleh itu tinggi dan nilai tukarnya naik. Dan nilai tukar nelayan petani dan peternak yang bagus itu akan menurunkan tingkat kemiskinan,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here