Transisi Energi Terbarukan Optimalkan Industrialisasi di NTB

0
94
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa. FOTO: BAPPENAS

(Vibizmedia-Nasional) Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa melakukan kunjungan kerja ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sengkol Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada Minggu, 2 Mei 2021. Menurutnya, dengan adanya ketersediaan energi (listrik) yang cukup maka sudah dipastikan investasi di NTB dengan sendirinya akan akan berjalan dengan baik.

Suharso sampaikan program unggulan industrialisasi yang dicetuskan Gubernur NTB, dengan sendirinya akan terbantu dengan ketersediaan energi di NTB yang salah satunya yang tengah dikembangkan PLTS Sengkol ini.

PLTS Sengkol dengan kapasitas 7 Mega Wattpeak (MWp) berlokasi di Jalan Raya Batunyala, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Di NTB terdapat tiga lokasi pembangunan PLTS, yaitu PLTS Sengkol berkapasitas 7 MWp, PLTS Pringgabaya 7 MWp dan Selong 7 MWp mampu melayani 19.650 rumah tangga pelanggan 900 VA.

PLTS Sengkol dibangun di area seluas 9 hektare. PLTS ini mulai menghasilkan energi dan disalurkan ke PLN sejak Juli 2019. PLTS merupakan pembangkit EBT, dimana mendukung Lombok sebagai daerah pariwisata yang merupakan sektor unggulan NTB.

Suharso mengatakan dalam mendukung upaya transisi menuju energi bersih besarnya potensi Indonesia dalam mengoptimalkan sumber Energi Bersih Terbarukan (EBT). Dengan ini diharapkan akan memperlihatkan kelayakan komersial pembiayaan yang bersifat terbatas proyek energi terbarukan dan membantu Indonesia membuka pasar energi terbarukan bagi sektor swasta.

“Selain itu juga bisa meningkatkan dukungan bagi infrastruktur energi yang berkualitas dan berkelanjutan. Perkembangan energi bersih semakin menjanjikan, terutama didominasi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Surya,” kata Suharso.

Indonesia memang perlu mempertimbangkan opsi-opsi pengembangan energi terbarukan yang berpotensi besar seperti PLTS, lanjutnya, mulai dari skala besar hingga skala kecil. Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kekayaan bahan bakar fosil tersebar di berbagai provinsi menjadi tantangan utama dalam mewujudkan transisi menuju energi bersih terbarukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here