Press Conference Terkait Pendeportasian WNA Rusia Yang Melukis Masker Pada Wajahnya

0
86

(Vibizmedia – Nasional) DENPASAR – Rabu, 05 Mei 2021 bertempat di Ruang Aula Dharmawangsa Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali diadakan Press Conference terkait Tindakan Tegas Terhadap Warga Negara Rusia yang Telah Melanggar Protokol Kesehatan dengan Melukis Masker pada Wajah. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali (Jamaruli Manihuruk) mendampingi Gubernur Provinsi Bali (Wayan Koster) bersama Kepala Divisi Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM Bali (Amrizal) untuk memberikan keterangan kepada media online, media cetak, maupun media telivisi yang diundang untuk hadir dalam Press Conference ini. Hadir juga dalam kesempatan tersebut kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai, Kapolres Kabupaten Badung, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistika Provinsi Bali.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali menyatakan bahwa tindakan tegas ini merupakan kolaborasi dan sinergitas dari beberapa instansi untuk tetap menjaga ketertiban dalam pelaksanaan protokol kesehatan. Selanjutnya, Gubernur Bali memberikan keterangan lengkapnya yang menyampaikan bahwa akhir-akhir ini banyak Warga Negara Asing yang melakukan pelanggaran terhadap pelaksanaan protokol kesehatan, maka dari itu beliau akan menindak tegas terhadap siapa pun yang melanggar protokol kesehatan. Dalam kasus Warga Negara Rusia yang melukis masker pada wajahnya untuk mengelabui petugas ini, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat beliau langsung menerjunkan Tim Gabungan yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali yang terdiri dari unsur Imigrasi Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Polres Badung, dan Polisi Pamong Praja Provinsi Bali untuk mencari keberadaaan orang asing tersebut. Dalam waktu kurang dari satu hari tepatnya pada tanggal 22 April 2021, orang asing tersebut berhasil ditemukan. Dari hasil pemeriksaan, WNA tersebut bernama LEIA SE seorang warga negara berkebangsaan Rusia yang masuk ke Indonesia pada tanggal 01 Maret 2020 dengan menggunakan visa kunjungan dengan ijin tinggal yang berlaku sampai 11 Mei 2021. WNA tersebut mengakui bahwa konten “prank” melukis wajah tersebut merupakan miliknya yang disebarluaskan ke media sosial untuk mendapatkan viewers. Setelah dilakukan beberapa kali pemeriksaan, WNA tersebut dinyatakan bersalah karena telah melanggar Peraturan Gubernur Bali No 10 tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru. WNA tersebut akan dideportasi pada hari Rabu, 05 Mei 2021 melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju Bandara Soekarno Hatta dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia Airlines. Untuk selanjutnya dari Bandara Soekarno Hatta menuju Moskow melalui Dubai dengan penerbangan Emirates Airlines. Tindakan tegas ini dilakukan untuk memberi pelajaran kepada setiap warga negara asing yang berkunjung atau berwisata ke wilayah Negara Indonesia wajib tunduk pada hukum yang berlaku di Indonesia.

Sumber : Humas Kemenkumham RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here