Laksanakan Best Practice, Marciana Optimis Lampaui Target Kinerja

0
92

(Vibizmedia – Nasional) Info Kupang – Sebagai Implementasi dari Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor M.HH-12.PR.01.03 Tahun 2020 tentang Target Kinerja Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Tahun 2021, Kantor Wilayah Kemenkumham Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Pencapaian Kinerja Kepala Kantor Wilayah dan para Kepala Divisi tahun 2021, Kamis (06/05/2021). Turut hadir dalam kegiatan tersebut Para Kepala Divisi, dan para Pejabat Administrator serta Pengawas dilingkungan Kanwil Kemenkumham NTT.

Bertempat di Aula Kantor Wilayah, Rapat yang dipimpin Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM NTT, Marciana Dominika Jone berlangsung tepat pukul 10.00 WITA membahas seluruh pelaksanaan kegiatan para Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Kanwil Kemenkumham Nusa Tenggara Timur periode Januari hingga Juni 2021 (B06). Kanwil Kemenkumham NTT memiliki 27 Target Kinerja Kepala Kantor Wilayah dan empat Kepala Divisi. Yang terdiri dari 4 Tarja Kepala Kantor Wilayah, 4 Tarja Kepala Divisi Administrasi, 11 Tarja Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, 6 Tarja Kepala Divisi Pemasyarakatan, dan 2 Tarja Kepala Divisi Imigrasi. Target Kinerja yang menjadi program unggulan Kantor Wilayah Kemenkumham NTT tahun 2021 ialah tersusunnya empat best practice Kementerian Hukum dan HAM Corporate University. Empat best practice tersebut terbagi atas dua pelaksanaan best practice pada bidang Pemasyarakatan dan Imigrasi pada pelaksanaan kegiatan B06 dan dua best practice pada Bidang Pelayanan Hukum dan HAM yang pelaksanaannya diagendakan pada kegiatan B12. Marciana menegaskan agar seluruh Target Kinerja terutama Tarja unggulan harus dipersiapkan dengan baik, sehingga nilai yang diraih dalam capaian kinerja berwarna hijau (baik), bila perlu Kanwil Kemenkumham NTT melaksanakan kegiatan dapat melampaui target kerja yang ditentukan.

Marciana menghimbau, Kepala Divisi Keimigrasian agar dapat mempersiapkan kegiatan sosialisasi penanganan tindak pidana perdagangan orang dengan melibatkan unsur eksternal (Biro Hukum, Camat, Lurah, RT/RW, dll). “Divisi Keimigrasian dapat berkolaborasi dengan Divisi Pelayanan Hukum dan HAM untuk mendesign sebaik-baiknya kegiatan tersebut agar dapat menghasilkan data dukung best practice pada kegiatan B06 Kanwil Kemenkumham NTT”, ujar Marciana.

Sumber : Humas Kemenkumham RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here