Kimia Farma (KAEF): Kinerja Kuartal I/2021, Penjualan Neto Turun 4.25 Persen

0
169

(Vibizmedia – IDX Stocks)- Emiten farmasi, PT Kimia Farma Tbk, membukukan kinerja yang kurang memuaskan sepanjang kuartal I 2021.

Emiten plat merah berkode saham KAEF ini mencatatkan penurunan penjualan neto hingga 4,25% dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Adapun sepanjang tiga bulan pertama 2021, KAEF mencatatkan penjualan hingga Rp 2,3 triliun. Padahal, di kuartal I 2020 KAEF mampu mencetak penjualan hingga Rp 2,40 triliun.

Tekanan dari sisi top line itu turut menyeret bottom line-nya. Tercatat, laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk tertekan hingga 33,90% yoy menjadi Rp 17,29 miliar. Sebelumnya, laba tahun berjalan KAEF tercatat Rp 26,16 miliar.

Corporate Secretary PT Kimia Farma Tbk Ganti Winarno menanggapi, penurunan itu disebabkan segmen distribusi dan ritel terdampak pandemi Covid-19. Ia mengingatkan, pada kuartal I 2020, dampak pandemi Covid-19 baru dimulai pada awal Maret 2020 saat warga negara Indonesia pertama yang terinfeksi Covid-19 resmi diumumkan oleh pemerintah.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, penurunan kinerja di sektor distribusi rumah sakit yang dipicu oleh penurunan kunjungan ke rumah sakit dimana Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit mengalami penurunan.

Di samping itu, sisi ritel juga mengalami penurunan karena kunjungan pelanggan ke outlet menurun. Layanan klinik kesehatan juga terbatas karena adanya pembatasan kontak fisik antara tenaga kesehatan dengan pasien.

Kendati kinerja hingga kuartal I 2021 masih lesu, KAEF optimis target pertumbuhan kinerja sepanjang tahun ini akan tercapai. Dimana target tersebut akan tercapai mengingat peluang penjualan yang positif pada produk obat dan alat kesehatan serta multivitamin serta jasa layanan kesehatan lainnya. Baik produk yang berkaitan dengan Covid-19 maupun produk dan layanan kesehatan secara keseluruhan.

Di sisi lain KAEF berpartisipasi dalam kegiatan vaksinasi baik program pemerintah maupun program Gotong Royong. KAE juga terlibat dalam pemenuhan produk obat dan alat kesehatan program pemerintah dalam rangka peningkatan kebutuhan masyarakat.

Adapun KAEF juga tengah melakukan optimalisasi penjualan digital agar sejalan dengan consumer behavior saat ini yaitu melalui penjualan di Kimia Farma Mobile maupun market place.

Untuk pergerakan saham KAEF hari ini, dibuka naik 10 poin dari harga penutupannya kemarin sore yakni ke harga Rp.1680 per lembar. Kemudian bergerak dalam rentang 2660 – 2710 yang akhirnya ditutup di zona merah, turun 0.37% atau 10 poin ke harga Rp.2660 per lembar.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here