Tim Kajian Hukum dan HAM Kemenkunham Kalsel Sambangi Lapas Banjarbaru

0
180

(Vibizmedia – Nasional) Banjarmasin, Humas_Info – Tim Kajian Hukum dan HAM kembali melakukan kegiatan pengambilan data lapangan dengan topik Kajian Dampak Pandemi di bidang hukum dan HAM terkait layanan sidang online dan kunjungan online pada hari Rabu (19/05), yang kali ini bertempat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Banjarbaru (Lapas Banjarbaru).

Tim Kajian Hukum dan HAM yang terdiri dari Kasubbid Pengkajian, Penelitian, dan Pengembangan Hukum dan HAM, Lusia Lali Wunga, Perancang Peraturan Perundang-Undangan Pertama, Ryna Frensiska, dan CPNS, Hesnaningtyas Putria melakukan wawancara dan membagikan kuisioner yang harus diisi oleh responden yang total berjumlah 8 orang. Masih sama dengan penngumpulan di UPT sebelumnya, responden terdiri dari Narapidana 3 orang dan Tahanan 3 orang, dan juga Penyedia Layanan atau ASN sejumlah 2 orang.

Dalam wawancaranya, Lusia Lali Wunga menanyakan mengenai apakah layanan sidang online dan kunjungan online berjalan dengan baik dilihat dari kesiapan petugas dan sarana prasarana di Lapas Kelas IIB Banjarbaru. Selain itu, Ryna Frensiska juga menanyakan mengenai keluhan dari warga binaan dan tahanan tentang peniadaan kunjungan fisik yang diganti oleh kunjungan online dikarenakan pandemi Covid-19.

“Pelaksanaan sidang online dan kunjungan online di Lapas Kelas IIB Banjarbaru berjalan dengan cukup baik dengan adanya komputer tersendiri, kendala yang dirasakan adalah jaringan yang tidak cukup baik sehingga koneksi sering terputus,” ucap Kepala Seksi Bimbingan Napi/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Septyawan Kuspriyo Pratomo.

Selain itu, Septyawan mengatakan bahwa pastinya ada keluhan dari warga binaan dan tahanan mengenai peniadaan kunjungan fisik yang diganti oleh kunjungan online. Septyawan juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap hal tersebut. Warga binaan dan tahanan tidak bisa bertemu secara langsung dengan keluarga selama satu tahun penuh termasuk pada saat lebaran dan para keluarga hanya bisa menitipkan makanan yang dititipkan ke Lapas untuk diserahkan ke warga binaan dan tahanan.

Sumber : Humas Kemenkumham RI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here