Mengenal Jenis dan Keunggulan Kain Katun

0
159
Ilustrasi pakaian katun (Foto Parker- Unsplash)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Kain katun sangat populer dan sering digunakan baik untuk busana maupun berbagai keperluan oleh banyak orang. Indonesia yang memiliki iklim tropis membuat banyak masyarakat yang menyukai jenis kain katun ini, karena sifat kainnya yang dingin dan tidak membuat menjadi gerah.

Hal utama yang dibutuhkan orang dalam busana adalah kenyamanan kain. Kenyamanan dari suatu busana dapat mempengaruhi kulit tubuh dalam melakukan aktifitas yang dihadapkan langsung pada cuaca (pengaruh suhu tubuh terhadap lingkungannya). Sehingga, kenyamanan ini sangat penting dalam pengaruhnya terhadap kesehatan dan keamanan.

Tipe bahan kain katun (cotton) ini dapat memberikan kenyamanan bagi penggunanya, karena terbuat dari serat alami (kapas atau Godsypium). Dari bahan serat alami lainnya kain katun adalah yang paling murah.

Adapun keunggulan dari kain katun ini, yaitu :

  1. Karakterisriknya tahan lama dan cukup kuat.
  2. Nyaman saat digunakan atau dikenakan.
  3. Perawatannya sangat mudah.
  4. Teksturnya lembut dan halus.
  5. Tidak mengakibatkan alergi pada kulit.
  6. Cocok digunakan atau dikenakan dalam berbagai keadaan cuaca

Kain katun juga memiliki sifat yang menguntungkan yaitu sifatnya kuat dalam keadaan basah bertambah 25%, dapat menyerap air (higroskopis), tahan panas terhadap setrika tinggi. Selain itu, ada juga sifat yang kurang menguntungkan dari kain katun, diantaranya adalah tidak tahan terhadap asam mineral dan asam organik (walaupun sering digunakan untuk memperindah tenunan), mudah kusut, dapat susut saat dicuci, kain katun harus disimpan dalam keadaan kering atau di tempat yang tidak lembab.

Bahan katun memiliki jenis dan karakteristik yang sedikit berbeda dengan jenis satu dan lainnya. Jenis-jenis kain katun sebagai berikut ini :

  1. Katun Biasa: Jenis katun ini yang paling banyak digunakan. Motifnya beragam, harga lebih terjangkau dibanding jenis katun lainnya, dapat menyerap keringat yang lumayan.
  2. Katun Rayon: Biasanya digunakan sebagai bahan dasar untuk membuat baju muslim. Namun, adanya kekurangan pada jenis katun ini yaitu mudah kusut, teksturnya cukup licin, dan dingin.
  3. Katun Cina: Bahannya tipis dan warnanya tidak mencolok.
  4. Katun Silk Suteran: Perpaduan antara kain katun dengan sutera. Cirinya : licin, tidak panas, terasa lembut dan halus, terkenal juga keawetannya.
  5. Katun Paris: Kualitasnya diatas katun biasa. Sering digunakan untuk blouse, hijab, bahan gamis, dan lainnya.
  6. Katun Satin Jepang: Teksturnya lembut, warnanya kuat, saat digunakan terasa dingin.
  7. Katun Minyak: Memiliki ciri yang mengkilap.
  8. Katun Combed: Sifatnya halus, lembut, dan memiliki daya serap keringat yang baik.
  9. Katun Sateen: Sekilas mirip dengan katun biasa, yang berbeda adalah proses penenunannya yang menggunakan teknik satin. Permukaannya terlihat mengkilap atau berkilau.
  10. Katun Denim: Biasanya digunakan untuk membuat celana dan jaket.
  11. Katun Ima Royal Platinum: Teksturnya kotak kecil. Sifatnya ringan, tidak terlalu jatuh, tidak terawang.
  12. Katun Madinah: Sifatnya sangat lembut, jatuh, dingin, dan juga tidak terawang. Biasanya digunakan untuk pakaian muslim.
  13. Katun Linen Euro: Sifat kainnya agak kaku. Digunakan sebagai bahan pembuatan bahan casual.

Masih banyak jenis katun yang lainnya, dari perbedaan teknik pembuatannya dan kombinasi bahan lain. Setiap bahan memiliki fungsi dan manfaatnya tersendiri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here