Masker Dua Lapis Lebih Efektif Cegah COVID-19

0
854
Ilustrasi masker (Foto: Vera Davidova, Unsplash)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia, membuat masker menjadi kewajiban masyarakat untuk digunakan. Saat ini pemerintah memberikan anjuran untuk penggunaan dua lapis masker untuk meningkatkan efek filtrasinya yang dapat memberikan perlindungan yang lebih baik.

Menurut laporan Centers of Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, ada dua metode secara substansial dapat meningkatkan perlindungan dari virus corona. Pertama. Memakai dua lapis masker (masker kain di atas masker medis yang sekali pakai). Kedua, meningkatkan kesesuaian masker dengan wajah.

Dari hasil penelitian CDC menunjukkan bahwa penggunaan dari dua lapis masker dapat menghalangi 92,5% partikel yang berpotensi menular. Masker dapat mengurangi penyebaran virus Corona hingga lebih dari 70%. Penggunaan dua lapis masker bisa meningkatkan perlindungan secara signifikan.. CDC merekomendasikan untuk memilih masker dengan dua atau lebih lapisan kain yang dapat dicuci dan tetap memudahkan penggunanya untuk bernapas. Pastikan untuk masker benar-benar menutupi bagian hidung dan mulut serta pas dengan sisi wajah (tidak ada celah).

Pemprov DKI Jakarta melalui postingan dari akun Instagram resminya pun memberikan panduan tata cara untuk menggunakan masker double (masker medis dan masker kain) untuk mengoptimalkan pencegahan tertularnya Covid-19.

Penggunaan dua lapis masker ini menggunakan kombinasi antara masker medis dan masker kain. Tidak diperbolehkan jika menggunakan 2 masker medis ataupun 2 masker kain. Sedangkan untuk masker tipe KN95, tidak perlu lagi dilapisi dengan masker lain.

Masker medis sekali pakai biasanya tidak pas di wajah (terpasang longgar) sehingga masih menyisakan celah di atas hidung dan di pipi, udara pun jadinya tidak bisa difilter dengan baik. Akibatnya, masih ada partikel udara maupun droplet yang bisa masuk dari celah ini. Tambahan dari masker kain yang pas berfungsi untuk mengamankan masker medis yang longgar. Dengan kombinasi dua lapis masker ini maka dapat memberikan perlindungan yang lebih baik.

Penggunaan masker harus dilakukan dengan cara yang benar agar bisa bekerja secara efektif. Berikut ini cara memakai masker double yang benar :

  1. Sebagai lapisan pertama gunakanlah masker medis/bedah. Ikatkan tali masker sedekat mungkin dengan ujung masker, selipkan ujung masker arah dalam, pastikan tidak ada rongga ketika dipakai. Pastikan kawat tipis yang berada di bagian atas masker medis/bedah ditekan ke arah wajah, sehingga bentuknya mengikuti hidung.
  2. Lapisi masker bedah dengan masker kain (yang terdiri dari 3 lapis kain) dengan ukuran yang pas. Pastikan tali / karet masker kain dikaitkan dengan baik pada telinga atau diikat di bagian kepada.
  3. Setelah 2 lapis masker sudah dipakai, coba hembuskan napas dan rasakan apakah masih ada udara yang terasa dari sisi atas dan samping masker. Apabila masih ada, maka atur kembali posisi dan kekencangan masker.
  4. Pastikan untuk tetap bisa bernapas dengan nyaman tanpa rasa pusing karena pemakaian masker double ini.

Masker medis yang sudah digunakan harus dibuang setelah sekali pakai, meskipun ditutupi oleh masker kain. Sedangkan masker kain masih bisa digunakan kembali, namun harus dicuci terlebih dahulu sampai bersih.

Patuhi protokol kesehatan dengan tetap menerapkan 5M. Penggunaan masker harus dibarengi dengan tetap menjaga jarak 1-2 meter, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghindari keramaian dan ventilasi dalam ruangan yang buruk, serta mendapatkan vaksin Covid-19 untuk melindungi diri anda dan orang-orang di sekitar anda dari penyakit ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here