Vaksinasi Gotong Royong Individu atau Berbayar, Kemenkes: Bersifat Tidak Wajib

0
167
Ilustrasi vaksin produksi Bio Farma. FOTO: VIBIZMEDIA.COM/MARULI SINAMBELA

(Vibizmedia-Nasional) Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan vaksinasi gotong royong bagi individu ini merupakan opsi yang diberikan untuk memperluas dan mempercepat akses terhadap vaksin.

Menurut Siti, pihaknya menegaskan pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu atau berbayar bersifat tidak wajib.

“Vaksinasi gotong-royong ini tentunya sifatnya tidak wajib dan tidak menghilangkan hak masyarakat untuk memperoleh vaksin gratis melalui program vaksinasi pemerintah,” kata Nadia dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 13 Juli 2021.

Nadia sampaikan pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu ini dilakukan menyusul banyaknya masukan dari masyarakat untuk mempercepat vaksinasi sebagai upaya mengendalikan laju penularan virus. Ia juga mengatakan, vaksinasi gotong royong ini tidak akan menggangu pelaksanaan program vaksinasi pemerintah.

“Karena kita ketahui mulai dari jenis vaksin, fasilitas kesehatan serta tenaga kesehatannya akan berbeda,” ujarnya.

Saat ini, Kemenkes bersama BUMN dan PT Bio Farma Persero tengah menyusun petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi gotong royong individu agar berjalan efektif dan efisien.

Untuk itu, dirinya meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang melaksanakan vaksinasi gotong royong untuk menunggu petunjuk teknis dari Kemenkes.

“Kami juga meminta dinas kesehatan kabupaten dan kota untuk menunggu petunjuk teknis yang akan segera ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan,” tegas Nadia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here