Melalui PopBox Asia, Greta Hadirkan Smart Locker Pertama di Indonesia

0
176
Greta Bunawan, pendiri PopBox Asia, yang merupakan smart locker pertama di Indonesia. Foto: Greta Bunawan)

(Vibizmedia – Gaya Hidup) Berbisnis yang baru dan inovatif, itulah yang dilakukan Greta Bunawan. Dengan idenya, maka berdirilah PopBox Asia, yang merupakan smart locker pertama di Indonesia. “PopBox Asia berdiri di tahun 2015 dan kita jadi solusi smart locker pertama di Indonesia. Saat ini kita sudah ada di Malaysia dan segera launching di Manila di 2021 ini.” Greta menjelaskan.

Bisnis dengan service yang menguntungkan partner

Bisnis PopBox Asia yang didirikan Greta, tentu saja menguntungkan para partnernya, mulai dari ecommerce, perusahaan kurir, building management serta pengguna personal. Dengan adanya PopBox Asia, semua partner bisnisnya bisa menjalankan proses pengiriman, penitipan, dan pengambilan barang dengan lebih aman dan mudah.

Hal itu, tentunya sejalan dengan tujuan dari berdirinya PopBox Asia, yaitu memberikan solusi dan meningkatkan efektivitas pengiriman agar bisa lebih cepat, lebih cost efficient dan memberikan kenyamanan bagi customer.

PopBox Asia, smart locker yang memberikan kenyamanan bagi customer.(Foto: Greta Bunawan)

Locker network yang memberi solusi

Bisnis yang dijalani Greta ini, memang bisa dikatakan cukup efektif di masa seperti ini . Baginya, smart locker juga merupakan solusi bagi pihak penerima yang jarang dirumah, alamatnya sulit dicari, dan yang menginginkan penerimaan barang yang lebih eksklusif.

Bicara metode pemasaran yang efektif, tentunya adalah dari testimoni yang positif. “Buat aku metode marketing yang paling ampuh itu testimonial yang positif dari user atau partner kita. Terutama buat awal bisnis kan pastinya budget juga terbatas, sehingga gak bisa jor-joran untuk spend marketing budget. Dengan testimonial dari user atau partner, calon user atau partner lainnya akan lebih percaya untuk mencoba service kita.” katanya menjelaskan.

Pentingnya menjaga work life balance

Berubah dari karyawan menjadi pengusaha, tentu banyak penyesuaian yang harus dilakukan Greta. “Ketika jadi karyawan kita lebih focus ke individual target dan make sure target itu tercapai, tapi Ketika running own business harus liat dari berbagai aspek, bukan target diri sendiri aja, tapi as a company.” katanya menjelaskan.

Ia juga tegaskan, banyak momen dalam kehidupannya sebagai pengusaha yang kadang membuatnya down, tapi banyak juga momen yang berkesan dan membuatnya semangat.

Greta akui, sebagai pengusaha, banyak hal yang juga harus ia korbankan. Tapi, ia menyadari, bahwa penting sekali memiliki work life balance dalam kehidupannya sebagai pengusaha, dan juga kehidupannya dalam keluarga. Baginya, sesibuk apapun sebagai pengusaha, keluarga juga tetap menjadi hal yang harus diperhatikan. “Aku berusaha sebisa mungkin ketika sedang beristirahat sama keluarga, untuk tidak distracted dengan pekerjaan, begitu pula sebaliknya ketika kerja, fokus dan tidak terdistract oleh hal lain.” katanya menjelaskan.

Kesuksesan: bukan instan, tapi proses yang berjalan

Sebagai pengusaha, Greta sadar betul, kesuksesan itu tak bisa diraih secara instan, tetapi harus melalui sebuah proses yang berjalan.

“Buat aku sukses itu bukan tujuan tapi proses berjalan.” katanya menjelaskan.

Dan bicara soal kesenangannya dalam menjadi pengusaha, ternyata kesenangannya pun sederhana, yaitu ia senang ketika tim yang dipimpinnya bisa berhasil dan berkembang. “Aku happy dan merasa sukses ketika team aku berhasil mencapai suatu achievement dan melihat mereka berkembang dalam karir dan personal mereka. Itu personal satisfaction banget buat aku.” katanya menjelaskan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here