Fortune Global 500: Pertamina di Peringkat 287 Perusahaan Papan Atas Dunia

0
465
Ilustrasi: Kilang Pertamina Internasional (Foto: Instagram Kilang Pertamina Internasional)

(Vibizmedia – Economy Business) Fortune Global 500 kembali mengeluarkan peringkat perusahaan papan atas dunia tahun 2021. PT Pertamina (Persero) kembali mencatatkan namanya sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia, yang masuk dalam daftar 500 perusahaan papan atas dunia ini.

Pertamina menduduki peringkat 287 mengungguli beberapa perusahaan terkenal lainnya. Beberapa industri terkenal lain di luar sektor migas yang juga masuk dalam peringkat Fortune Global 500 adalah Coca-Cola yang berada pada posisi 370, Tesla posisi 392, dan Danone posisi 454.

“Ini merupakan pengakuan dunia internasional bahwa Pertamina sejajar dengan world class company lainnya,” kata Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/8/2021).

Ini merupakan kebanggaan Indonesia karena meskipun mengalami berbagai guncangan, yang menyebabkan pendapatan menurun signifikan akibat dampak pandemi COVID-19, Pertamina masih berada di dalam daftar Fortune Global 500 ini.

Menurut Nicke, melalui inovasi dan terobosan bisnis yang dilakukan di seluruh lini bisnis serta transformasi organisasi, membuat Pertamina mampu meningkatkan pendapatan hingga mencapai 41,47 miliar dolar AS dan mencetak laba 1,05 miliar dolar AS pada tahun lalu.

“Melalui pencapaian kinerja operasional dan keuangan tersebut, total pendapatan pemerintah tahun lalu yang dikontribusi dari Pertamina hampir mencapai Rp200 triliun,” ujar Nicke.

Pendapatan itu berupa setoran pajak, deviden, dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai Rp126,7 triliun serta penerimaan negara dari minyak mentah dan kondensat bagian negara (MMKBN) dari blok-blok migas Pertamina sebesar Rp73,1 triliun.

Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kata Nicke, konsisten memastikan penyediaan energi untuk negeri melalui berbagai program, di antaranya bahan bakar minyak satu harga, konversi bahan bakar minyak ke bahan bakar gas untuk nelayan dan petani, pembangunan jaringan transmisi dan distribusi gas bumi, serta infrastruktur hilir lainnya.

Pemeringkatan Fortune Global 500 merupakan ajang tahunan yang dilakukan majalah Fortune sejak 1955. Tolok ukur utama yang digunakan adalah besaran pendapatan termasuk pendapatan anak perusahaan. Indikator lain adalah penyertaan modal pemegang saham, kapitalisasi pasar, keuntungan, jumlah karyawan, dan sejak 1990 indikator negara asal perusahaan juga dipertimbangkan dalam Fortune Global 500.

Di sektor energi, beberapa nama perusahaan migas internasional juga tercatat masuk dalam pemeringkatan Fortune Global 500 tahun 2021, di antaranya BP posisi 18, Royal Dutch Shell posisi 19, Exxon Mobile posisi 23, Chevron posisi 75, Petronas posisi 277, Pertamina posisi 287, dan Repsol posisi 381.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here