Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung Mendapat Apresiasi Kemenkes

0
96
Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung (Foto: Setpres)

(Vibizmedia – Industry) Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi pendirian Rumah Oksigen Gotong Royong oleh beberapa pihak swasta sebagai upaya membantu menangani pasien positif COVID-19. Rumah Oksigen Gotong Royong yang berlokasi di Pulo Gadung – Jakarta Timur ini dapat menampung 500 pasien. Rumah Oksigen ini merupakan fasilitas kesehatan tempat isolasi bagi pasien COVID-19 bergejala ringan.

“Saya sangat berterima kasih kepada kalangan swasta yang telah bergotong royong ikut terlibat dalam mengatasi pandemi COVID-19 melalui Rumah Oksigen ini,” kata Menkes Budi melalui keterangan resminya, Selasa (3/8/2021).

Pendirian Rumah Oksigen itu salah satunya merupakan kontribusi dari GoTo (perusahaan merger Gojek dan Tokopedia) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, PT Aneka Gas Industri (Samator Grup), PT Master Steel, Tripatra Engineering, dan Halodoc.

Pasien positif COVID-19 yang diisolasi di Rumah Oksigen dapat dengan mudah mengakses oksigen. Selain oksigen, pasien juga akan mendapat obat perawatan.

Ketua Satuan Tugas Kadin Perang melawan Pendemi Joseph Pangalila mengatakan ada beberapa persyaratan bagi pasien positif untuk dapat mengakses Rumah Oksigen antara lain Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), atau Kartu Indonesia Anak (KIA) bagi pasien yang berusia di bawah 18 tahun.

Syarat berikutnya adalah membawa hasil Swab Test PCR/Antigen Positive COVID-19, Pasien COVID-19 dengan Saturasi Oksigen diatas 90 persen. Tidak memiliki komorbid atau memiliki komorbid terkontrol misalnya komorbid seperti diabetes/kencing manis, darah tinggi/hipertensi, penyakit ginjal kronis, dan lainnya.

“Pasien diimbau untuk membawa pakaian dan perlengkapan pribadi. Rumah Oksigen Gotong Royong tidak menyediakan pakaian, fasilitas binatu atau laundry, dan tidak diperkenankan untuk melakukan aktivitas mencuci pakaian,” kata Joseph.

Hal penting juga adalah, pasien tidak diperbolehkan merokok dan membawa pemantik api karena dapat menyebabkan ledakan. Pasien bisa berasal dari rujukan Puskesmas atau rumah sakit, atau bisa juga mendaftar melalui Halodoc yang akan disaring oleh Rumah Oksigen.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Setpres

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here