Menikmati Keindahan Distrik Fayit, Asmat

0
164
(Photo: Tin Rumbo/Kontributor VM)

(Vibizmedia-Lensa Vibizmedia) Tak habis rasa syukur menikmati keindahan langit biru dengan kumpulan arakan awan putih yang ataupun rona merah jelang senja datang di Distrik Fayit, Asmat.

(Photo: Tin Rumbo/Kontributor VM)

Rasa ingin tahu semakin menggoda. Seperti apakah kisah di distrik ini.

Distrik Fayit mempunyai 19 kampung. Mata pencaharian masyarakatnya pada umumnya adalah nelayan. Secara turun temurun masyarakat menjaring ikan karena memang area distrik ini sendiri dekat dengan perairan laut. Ragam ikannya seperti ikan pari, ikan bandeng, ikan kakap, ikan gabus, ikan sembilan, ikan kuru serta beberapa jenis ikan lainnya. Selain dengan jadi nelayan maka banyak masyarakat juga mencari nafkah dengan mencari kayu gaharu di distrik lainnya.

(Photo: Tin Rumbo/Kontributor VM)

Wilayah Distrik Fayit memiliki 4 kampung induk dan sudah tergolong maju. Puskesmas sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat sudah dibangun dengan beton. Listrik juga sudah merata walau baru selama 12 jam saja. Jalan-jalannya juga sudah ada yang dibangun dengan aspal. Sebagian jalan lainnya masih dibangun dengan papan. Begitu juga rumah penduduk rata-rata masih dibangun dengan kayu papan beratapkan asbes.

(Photo: Tin Rumbo/Kontributor VM)

Untuk komunikasi sinyal untuk sambungan telepon cukup kuat. Paling penting lagi sebagai penunjang ekonomi maka sudah ada Bank lokal walau belum tersedia mesin ATM. Pedagang dari warga pendatang juga cukup banyak disini sehingga roda ekonomi berjalan dengan cukup baik. Untuk menjaga keamanan ada Koramil, Polsek dan Satgas TNI. Sementara untuk sarana pendidikan ada satu sekolah Paud, SD dan SMP.

Demografinya terdiri dari penduduk asli Papua yang mayoritas beragama Kristen atau Katolik serta penduduk pendatang yang umumnya berasal dari suku Toraja, Tanimbar, Batak, Jawa dan Makassar.

Menikmati ragam pesona distrik Fayit seperti yang terpotret di setiap foto-foto yang ada memang tak ada habisnya..

Septania/Journalist VM
Editor: Endah Caratri

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here