Penerapan Mitigasi Resiko sebagai Implementasi Manajemen Resiko Satuan Kerja

0
80

(Vibizmedia – Nasional) Dalam rangka percepatan capaian kinerja tentang Penerapan Manajemen Resiko di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat, Kepala Kantor Wilayah (H. M Anwar N), bersama dengan Kepala Divisi Administrasi (Mutia Farida), Kepala Divisi Pemasyarakatan (Robianto),Kepala Bagain Program dan Humas,H.Musa dan tim Sekretariat Satgas SPIP Kantor Wilayah melakukan pendampingan penerapan Mitigasi Risiko kepada Unit Pelaksana Teknis di Aula Bapas Polewali,Kamis,(26/8/2021).

Kegiatan ini melibatkan satuan kerja yakni Lapas Kelas IIB Polewali, Lapas Kelas III Mamasa, Rutan Kelas IIB Majene, Bapas Kelas II Polewali dan Kanim Kelas II Non TPI Polman.

Kegiatan yang dibuka Kakanwil Kemenkumham Sulbar,H.M Anwar menyampaikan bahwa Penerapan Mitigasi Risiko ini juga sangat penting bagi satuan kerja yang sedang mempersiapkan maju dalam usulan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), namun untuk satuan kerja yang belum lolos usulan predikat WBK tetap perlu menerapkan mitigasi risiko

Kepala Divisi Administrasi, Mutia Farida dalam materinya menyampaikan bahwa maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memastikan pencapaian Indikantor Kinerja Utama yang tercantum dalam Perjanjian Kinerja, selain itu juga mendorong pelaksanaan Reformasi Birokrasi melalui pembangunan Zona Integritas menuju WBK pada area Penguatan Akuntabilitas dan Penguatan Pengawasan, dan indikator kinerja pengendalian. Para Operator agar meningkatkan pemahaman tentang SPIP dan mitigasi resiko, kehadirannya dalam kegiatan ini tidak sekedar menggugurkan kewajiban saja, karena kegiatan SPIP adalah kegiatan yang berkelanjutan.

Berkaitan dengan mitigasi resko dalam implementasi SPIP Mutia mengatakan “Mitigasi Resiko sebagai bagian dari pelaksanaan manajemen resiko satuan kerja sangat penting diterapkan untuk merealisasikan penyelenggaraan SPIP yang optimal, oleh karena itu pelaksanaan mitigasi risiko harus betul betul sesuai dengan permasalahan yang dihadapi Unit kerja masing-masing”
“Oleh karena itu pendampingan ini dilakukan sebagai langkah efektif untuk menyegerakan penerapan Mitigasi Resiko pada satuan kerja di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Barat. Diharapkan seluruh satuan kerja sudah melaksanakannya dengan dilakukan sesuai dengan langkah-langkah penyusunan mitigasi risiko” ujar Mutia

“Pimpinan Kanwil Kumham Sulbar juga terus bersinergi dalam melakukan pendampingan mitigasi risiko setiap Unit Kerja, bukan hanya Unit kerja yang diusulkan sebagai WBK WBBM, tetapi semua unit kerja wajib menerapkan mitigsi risiko di unit kerjanya” lanjutnya

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh satuan kerja jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Sulawesi Barat menerapkan dan mengimplementasikan manajemen resiko di unitnya masing-masing guna memastikan pencapaian Indikator Kinerja Utama dapat terlaksana,” tutupnya.

Sumber : Humas Kanwil Sulbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here