Review Mingguan Pasar Kopi, Gula, dan Kakao

0
86

(Vibiznews – Commodity) – Pada seminggu  yang telah berlalu harga kopi, gula mengalami kenaikan karena cuaca buruk di daerah penghasil diperkirakan akan menurunkan panen. Pada penutupan pasar hari Jumat 27 Agustus 2021  harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 4 minggu dan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 3 ¾ minggu, Harga gula di New York naik ke tertinggi 1 minggu dan harga kakao turun karena hujan turun di Ivory Coast dan Ghana.

Harga kopi naik pada penutupan pasar hari Jumat dengan harga kopi Arabika naik ke harga tertinggi 4 minggu dan harga kopi Robusta naik ke harga tertinggi 3 ¾ minggu. Harga kopi Arabika naik karena kekhawatiran hasil panen kopi turun dan harga kopi Robusta naik karena persediaan kurang di Vietnam.

Harga gula pada penutupan pasar hari Jumat naik ke harga tertinggi 1 minggu dan naik setelah ISO menurunka perkiraan defisit gula di 2021/22 menjadi 3.83 MMT dari perkiraan Mei 2.65MT setelah  cuaca dingin yang membuat pembekuan pada bulan lalu merusak tanaman tebu di Brazil.

Harga kakao pada penutupan pasar hari Jumat turun karena hujan turun di Afrika Barat membuat hasil panen di Ivory Coast dan Ghana dimana pada bulan Oktober mulai musim panen.

Adapun penggerak pasar pada minggu ini adalah sebagai berikut :

KOPI
Harga kopi Arabika di ICE New York Desember naik $4.20 (2.23%) menjadi $192.20 dan harga kopi Robusta Nopember naik 1.20%.

Faktor penggerak pasar Kopi:

  • Produksi kopi dunia di 2020/21 ( Oktober – September) naik 0.4% dari tahun lalu menjadi 169.604 juta kantong menurut ICO.
  • Konsumsi kopi global di 2020/21 naik 1.9% dari tahun lalu menjadi 167.584 juta kantong menurut ICO.
  • Pasar kopi dunia di 2020/21 akan menjadi surplus 2.019 juta kantong dari surplus 4.506 juta kantong di 2019/20.
  • Produksi kopi Arabika Brazil di 2021 diperkirakan akan turun 23% dari tahun lalu ke jumlah terendah 4 tahun menjadi 48.8 juta kantong menurut CONAB.
  • Ekspor kopi Brazil di 2021/22 diperkirakan akan naik 13.3% dari tahun lalu menjadi 45.6 juta kantong menurut Cecafe
  • Produksi kopi Robusta di Brazil di 2021 diperkirakan akan naik 16% dari tahun lalu menjadi 16.6 juta kantong.
  • Ekspor kopi Colombia pada bulan Juli naik 9% dari tahun lalu menjadi 1.229 juta kantong menurut The Colombia Coffee Growers Federation
  • Ekspor kopi global dari Oktober – Juni naik 2.5% dari tahun lalu menjadi 98.545 juta kantong menurut ICO.
  • Ekspor kopi Robusta global di Oktober – Juni turun 4.8% dari tahun lalu menjadi 35.234 juta kantong menurut ICO.
  • Ekspor kopi Robusta Vietnam di Januari – Juli 2021 turun 8.1% dari tahun lalu menjadi 965,883 MT menurut Vietnam’s General Statistics Office .
    Persediaan kopi hijau di AS naik 5.1% dari bulan lalu menjadi 9 bulan tertinggi menjadi 6.074 juta kantong tapi masih turun 13.9% dari tahun lalu.

Analisa tehnikal untuk kopi Arabika dengan support pertama di $ 182 dan berikut ke $176 sedangkan resistant pertama di $ 203 dan berikut ke $212 .

GULA
Harga gula Oktober di ICE New York naik 36 sen (1.83%) menjadi $20.04 dan harga gula Oktober di ICE London naik 2.14%.

Faktor Penggerak Pasar Gula:

  • Produksi gula dunia di 2021/22 ( Oktober/ September) akan naik 0.18% dari tahun lalu menjadi 170.638 MMT dari 170.335 MMT di 2020/21 menurut ISO.
  • Pasar gula dunia di 2021/22 akan defisit 3.829 MMT dari defisit 1.453 MMT di 2020/21 menurut ISO.
  • Produksi gula Brazil, negara produsen gula terbesar di dunia di tahun 2021/22 akan turun 10.5% dari tahun lalu 36.9MMT sedangkan perkiraan produksi 2020/21 diperkirakan akan menjadi 41.3 MMT di 2020/21 menurut CONAB.
  • Persentase tebu yang dijadikan gula naik 46.4% di 2020/21 dari 34.9% di 2019/20 karena turunnya permintaan etanol menurut CONAB.
  • Perkiraan produksi gula India di 2021/22 sebesar 31 MMT naik dari perkiraan di 2020/21 sebesar 30.9 MMT menurut Indian Sugar Mills Association (ISMA)
  • Perkiraan ekspor gula India di 2020/21 mencapai rekor 6.8 MMT menurut Balrampur Chini, produsen gula terbesar ke dua di India.
  • Perkiraan produksi gula Uni Eropa di 2021/22 akan turun 4% menjadi 14.5MMT menurut Suedezucker produsen gula terbesar di Uni Eropa

Analisa tehnikal untuk gula dengan support pertama di $19.30 dan berikut ke $ 18.90 sedangkan resistant pertama di $ 20.10 dan berikut ke $20.40

KAKAO
Harga kakao Desember di ICE New York turun $41 (1.56%) menjadi $2,582 per ton dan harga kakao Desember di ICE London turun 0.89%.

Faktor penggerak pasar kakao :

  • Perkiraan produksi kakao dunia di 2020/21 (Oktober – September) akan naik 6.3% dari tahun lalu menjadi 5.024 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan produksi kakao yang digiling akan naik 3% dari tahun lalu menjadi 4. 809 MMT menurut ICCO
  • Perkiraan pasar Kakao global di 2020/21 akan surplus 165,000 dari surplus 10,000 MT di 2019/20 menurut ICCO.
  • Pemerintah Ivory Coast melaporkan bahwa kumulatif kakao yang dikirim petani ke pelabuhan dari 1 Oktober sampai 22 Agustus naik 6.6% dari tahun lalu menjadi 2.41 MMT.
  • The Ghana Cocoa Board membeli 1.03 MMT kakao dari petani pada 1 Oktober sampai 19 Agustus, masih tinggal 6 minggu lagi berakhirnya tahun marketing 2020/21.

Analisa tehnikal untuk kakao dengan support pertama di $2,540 dan berikut ke $2,500 sedangkan resistant pertama di $2, 650 dan berikut ke $2,710.

Loni T / Senior Analyst Vibiz Research Centre Division, Vibiz Consulting
Editor : Asido

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here