Dukung Pemerintah Dalam Pemulihan Ekonomi, Kemenkumham Jateng Gelar Promosi & Diseminasi Paten

0
84

(Vibizmedia – Nasional) SEMARANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah mengadakan kegiatan Promosi dan Diseminasi Paten,  Rabu (08/09)

Kegiatan digelar di Hotel Quest Semarang menghadirkan narasumber-narasumber terpilih dan berkompeten di bidangnya.

Sebut saja, Direktur Paten Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Dede Mia Yusanti, Guru Besar Universitas Diponegoro, Kholis Roisah dan Direktur PT Dermanine, Ayuningtyas Utami.

Kegiatan dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahruddin melalui Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Bambang Setyabudi

Membacakan sambutan Kakanwil, Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM mengatakan, kegiatan ini merupakan peran Kanwil Kemenkumham Jateng untuk mendukung pemerintah dalam program pemulihan ekonomi.

“Melalui kegiatan ini diharapkan pemanfaatan Paten dapat Mendorong pemulihan ekonomi bangsa”, ujarnya.

Kakanwil juga membuka diri dan memberikan dukungan kepada investor yang ingin mengembangkan Kekayaan Intelektualnya.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya, mempersilahkan para invertor untuk dapat berkonsultasi ke Kantor Wilayah, jika menemui kesulitan dalam hal ini,” tuturnya.

Menambahkan penyataan Kakanwil, Bambang mengungkapkan bahwa terkait paten memang masih belum begitu tersosialisasikan kepada masyarakat, karena paten merupakan Kekayaan Intelektual yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi . Dimana, saat ini pendaftaran paten lebih banyak didominasi oleh kalangan akademisi Perguruan Tinggi dan industri skala besar.

Untuk itu Kanwil Kemenkumham Jateng merasa perlu untuk terus melakukan sosialisasi, agar masyarakat paham tentang pentingnya perlindungan paten.

Dalam diskusi panel, Direktur Paten Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu dan Rahasia Dagang Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual mengajak para peserta untuk lebih open minded dan tidak ragu untuk mendaftarkan kekayaan intelektual masing-masing ke Kementerian Hukum dan HAM.

Menambahkan, Guru Besar Universitas Diponegoro, Kholis Roisah menilai, kemudahan teknologi pada masa ini semakin mempermudah pendaftaran paten.

“Kemudahan teknologi semakin mempermudah masyarakat untuk mendaftarkan paten, dan kesadaran dalam mendaftarkan paten harusnya akan ikut tinggi juga” katanya.

Sebagaimana bagian dari masyarakat dan profesional, Direktur PT. Dermanine membagikan cerita serta pengalaman bagaimana mendaftarkan paten dalam produk kecantikan.

Dia mengajak masyarakat untuk mendaftarkan patennya, agar kekayaan intelektualnya tidak diakui oleh orang lain.

“Jika punya produk, maka daftarkan paten segera sebelum itu diakui oleh orang lain”.

Para peserta yang datang dari berbagai Perguruan tinggi, Pelaku usaha farmasi dan skincare tampak begitu aktif berdiskusi dengan para narasumber. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan diseminasi paten ini memang dibutuhkan oleh para peserta.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Hukum Universitas Selamat Sri Kendal, Sitta Saraya,  Kepala Bidang Pelayanan Hukum Agustinus Yosi Setyawan, dan Kepala Sub Bidang Pelayanan Kekayaan Intelektual Tri Junianto.

Sumber : Kanwil Jateng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here