Terminal Gas Alam Cair di Kilang Pertamina Cilacap Target Operasi 2023

0
109
Ilustrasi: Kilang Pertamina Cilacap (Foto: ESDM)

(Vibizmedia – Industry) PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap, bersiap untuk mewujudkan rencana terminal gas alam cair, atau liquefied natural gas (LNG) sebagai upaya efisiensi perusahaan.

“Pemakaian refinery fuel atau kilang gas masih cukup besar dari crude oil atau minyak mentah. Ini bisa diefisienkan dengan pengalihan ke gas karena jelas lebih murah dan clean,” kata Direktur Utama KPI Djoko Priyono dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/9/2021).

Menurut Djoko, pihaknya telah melakukan kesepakatan dengan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) sebagai pemasok kebutuhan gas untuk mewujudkan rencana pembangunan terminal tersebut.

“Ide ini sebenarnya sudah lama sekitar 2018. Kesepakatan yang sudah terjalin dengan PGN akan segera diwujudkan dan ditargetkan on stream atau beroperasi pada 2023,” ujar Djoko.

Selain sebagai refinery fuel, gas akan digunakan untuk treating atau perawatan unit-unit yang membutuhkan. Djoko menuturkan bahwa pengolahan Kilang Cilacap selama ini hanya mengandalkan fuel oil (minyak bakar), dan gas dari kilang karena tidak memiliki sumber gas.

Aktivitas bisnis Kilang Cilacap selanjutnya akan mengonversi fuel oil, ke bahan bakar minyak agar menjadi produk yang lebih bernilai.

Sementara itu, Direktur Utama PGN Haryo Yunianto menegaskan pihaknya siap memberikan layanan terbaik dalam memasok kebutuhan gas untuk Kilang Cilacap.

“Sebagai pemasok kebutuhan gas, kami berkomitmen memuaskan konsumen, dalam hal ini Pertamina. Harapannya program ini segera diikuti oleh unit-unit kilang yang lain di seluruh Indonesia,” ujar Haryo.

Kilang Cilacap merupakan satu dari enam Kilang Pertamina dan kapasitas pengolahan 270 ribu barel per hari. Kilang ini memiliki sekitar 200 tangki untuk menampung minyak mentah yang akan diolah menjadi bahan bakar minyak dan juga menampung gas.

Kilang Cilacap juga bernilai strategis karena memasok 44 persen kebutuhan bahan bakar minyak nasional dan 75 persen kebutuhan bahan bakar di Pulau Jawa.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: ESDM

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here