Pompom Saham? Hindari dengan Tingkatkan Literasi Terkait Investasi Saham

0
116

(Vibizmedia – IDX Stocks) – Maraknya aksi pompom saham yang terjadi mendapatkan sorotan dari Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Seperti dikutip dari Antara, Senin (13/9/2021), Wapres Ma’ruf meminta anak muda untuk tidak terjebak saham pompom ketika memulai berinvestasi. Apalagi, menurutnya jika aksi pompom dilakukan oleh influencer yang tidak bertanggung jawab di media sosial. “Jangan terjebak dengan produk keuangan yang naik karena adanya aksi ‘pompa’ oleh sekelompok orang, atau saat ini marak dengan fenomena menggunakan influencer,” katanya, seperti dikutip dari Antara.

Guna menghindari jebakan saham emiten yang sengaja di-pompom, di mengingatkan para investor muda untuk meningkatkan literasi mereka mengenai pasar modal. Hal itu diperlukan untuk membentengi para investor pemula dari berbagai risiko yang ada.

“Investasi di pasar modal mengandung risiko. Oleh karena itu, investor muda dan ritel juga harus meningkatkan pemahaman terhadap risiko-risiko yang ada,” lanjutnya.
Di sisi lain, Wapres juga mengimbau anak-anak muda untuk memanfaatkan teknologi informasi dan digital yang berkembang pesat saat ini, sebagai sarana untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

“Dukungan teknologi digital yang memudahkan transaksi keuangan telah memberikan peluang bagi masyarakat untuk menjadi bagian pelaku pasar modal termasuk pasar modal syariah,” katanya.

Saham pompom merupakan istilah baru dari saham gorengan atau saham yang harganya dibuat melejit oleh bandar atau market maker dalam waktu singkat. Berbeda dengan saham gorengan yang pergerakannya direkayasa lewat mekanisme jual beli, saham pompom harganya dipompa dengan cara menggiring opini investor yang cenderung memakai media sosial.

Mulai meleknya masyarakat dengan investasi tampaknya dimanfaatkan oleh tokoh-tokoh publik yang kemudian merekomendasikan saham-saham tertentu untuk di investasikan. Namun analis-analis keuangan kemudian mengkhawatirkan tindakan-tindakan ini adalah praktik dari pompom saham. Dimana oknum-oknum tertentu menggaet orang membeli saham yang dimiliki bandar.

Istilah bandar dalam bursa efek adalah oknum-oknum yang membuat saham yang ada pada bursa menjadi menarik dengan menaikkan dan menurunkan harga saham. Saham-saham ini kemudian disebut sebagai saham gorengan.

Sementara orang atau oknum yang ikut serta meramaikan dan merekomendasikan saham tertentu tanpa alasan yang jelas maka dikenal dengan istilah pompom saham.

Faktor-faktor yang menentukan tinggi rendahnya harga saham diantaranya hal-hal teknikal, momentum, alasan fundamental, atau ada aksi koporasi tertentu dan sebagainya.

Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Dalam perkembangannya, definisi literasi selalu berevolusi sesuai dengan tantangan zaman. Jika dulu definisi literasi adalah kemampuan membaca dan menulis. Saat ini, istilah literasi sudah mulai digunakan dalam arti yang lebih luas. Dan sudah merambah pada praktik kultural yang berkaitan dengan persoalan sosial, ekonomi dan politik.

Selasti Panjaitan/Vibizmedia
Editor : Asido Situmorang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here