TPI Sampaikan Evaluasi Kunjungan Saat Uji Kelayakan

0
69

(Vibizmedia – Nasional) SURABAYA – Penguatan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkumham di wilayah Jawa Timur berakhir hari ini Jumat (17/09/21). Hal itu ditandai dengan Exit Meeting yang digelar di kantor wilayah dan diikuti oleh seluruh UPT di jajaran Kemenkumham Jatim, baik secara daring maupun luring.

Inspektur Wilayah VI Marasidin Siregar menyampaikan bahwa setelah berkeliling di wilayah Jatim, satker yang dikunjungi memiliki kondisi yang cukup baik khususnya terkait kebersihan. “Hampir semua bersih dan bagus,” katanya.

Dari semua satker di jajaran yang jumlahnya mencapai 63, ada 47 satker yang berhasil lolos untuk mengikuti kontestasi ini. “Kanwil Jatim adalah kanwil degan satker terbanyak yang berhasil lolos,” ujarnya.

Dan yang harus dipahami, lanjutnya, adalah satker yang berhasil lolos tersebut secara LKE telah memenuhi data dukung yang diminta. “Perlu diingat, Pembangunan ZI bukan hanya Pembangunan LKE tapi juga termasuk pelayanan yang langsung diterima masyarakat,” tuturnya.

Ada beberapa catatan yang sempat disampaikan Irwil untuk menjadi bahan evaluasi bersama. Antara lain komitmen pimpinan yang masih rendah hal itu mengacu pada tidak ditindaklanjutinya rekomendasi TPI saat desk evaluasi dan masih rendahnya pula inisiatif satker untuk berkoordinasi dengan TPI.

Begitupun saat desk evaluasi, dimana masih banyak satker yang belum dapat menyajikan paparan dengan maksimal dalam kurun waktu 20 menit. Terkait Mystery Shopper hal yang perlu diperhatikan adalah pengoptimalan layanan terpadu, memaksimalkan penyajian PIN Anti Korupsi, layanan 3S serta propaganda tolak gratifikasi dan korupsi.

“Kita harus saling memacu diri masing-masing karena yang membuat kita maju bukan TPI atau TPN tapi Kasatker dan tim. Karena itu libatkan semua anggota dan kuatkan komitmen,” jelasnya.

Sementara itu Kakanwil Krismono menyampaikan terimakasih atas kunjungan TPI di Jatim. “Kunjungan ini sangat menguntungkan kami karena dapat memperkaya pemahaman Kasatker dan jajarannya dalam mempersiapkan diri,” ujarnya.

Kakanwil menjelaskan bahwa sejak beberapa waktu lalu pihaknya terus memberikan penguatan kepada seluruh jajaran tanpa terkecuali. “Jangankan ngerem, menurunkan gigi saja tidak pernah. Kami terus ngebut bahkan yang tidak lolos TPI pun kami tetap meminta untuk berproses,” urainya.

Kepada satker yang belum berhasil lolos penilaian TPI, Kakanwil meyakinkan bahwa itu bukanlah kegagalan melainkan hanya belum waktunya untuk berhasil.

Penguatan demi penguatan tentu saja membawa perubahan di masing-masing satker. Meski progresnya tidak selalu sama disetiap satker namun setiap dilakukan pengawasan ke satker selalu ada perubahan-perubahan yang terjadi. “Ini yang membuat kami bangga,” kesannya.

Sumber : (Humas Kemenkumham Jatim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here