Penerima Bantuan Subsidi Upah Diperbanyak Hingga 1,7 Juta Pekerja

0
78

(Vibizmedia – Economy Business) Pemerintah Indonesia terus perluas cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).

Kebijakan perluasan ini diputuskan oelh Kemnaker mengingat masih tersedia sisa alokasi anggaran. Tentu saja hal ini dilakukan setelah ada koordinasi dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan yang bertujuan untuk memperluas cakupan penerima Program BSU.

“Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7 triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemi COVID-19,” ujar Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (Dirjen PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah Anggoro Putri, Kamis (30/09/2021).

Dikatakan bahwa realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada 6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6.9 triliun. Indah menyampaikan juga bahwa data calon penerima BSU yang diterima Kemnaker adalah 8.508.527 orang. Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang telah menerima bantuan sosial (bansos) lain.

“Kami telah melakukan verified data untuk menghindari [penerima] bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU,” ungkap Putri.

Program BSU Tahun 2021 ini ditargetkan akan tersalur kepada seluruh penerima, tentu saja yang memenuhi syarat sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 pada akhir Oktober 2021 mendatang.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Humas Kemendag

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here