Pacu Kinerja Industri, 3 Pilar Utama Strategi Kemenperin Tuntaskan Kemiskinan

0
62
Ilustrasi IKM furnitur. FOTO: PEMPROV SURABAYA

(Vibizmedia-Nasional) Untuk menghapus kemiskinan secara ekstrem, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan pemerintah berupaya untuk mengejar target pengentasan kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada tahun 2024.

“Kemenperin memiliki program penumbuhan wirausaha baru melalui program inkubator bisnis. Ini akan disinergikan bersama dengan kementerian dan lembaga di daerah guna mengurangi dan menghapus kemiskinan secara ekstrem,” ujar Agus, Minggu, 3 Oktober 2021.

Dalam rapat koordinasi pengentasan kemiskian ekstrem di Jawa Timur, yang merupakan salah satu provinsi yang menjadi pilot project program dimaksud. Agus sampaikan di Jawa Timur, terdapat lima kabupaten dengan kemiskinan ekstrem, yaitu Bangkalan, Sumenep, Probolinggo, Bojonegoro, dan Lamongan.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama diperlukan dalam membangun industri nasional, yaitu investasi, teknologi, dan sumber daya manusia. Pembangunan SDM terus dilakukan Kemenperin guna memacu kinerja industri agar bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pemulihan ekonomi nasional.

“Indonesia membutuhkan sedikitnya 4 juta wirausaha baru untuk turut mendorong penguatan struktur ekonomi. Penumbuhan wirausaha baru tersebut dilakukan secara intensif dan termonitor untuk terus dapat meningkatkan produktivitas dan daya saingnya di era digital,” jelasnya.

Upaya strategis lainnya yang dilakukan Kemenperin dalam meningkatkan perekonomian masyarakat adalah melakukan revitalisasi sentra industri kecil dan menengah (IKM) dengan meningkatkan sarana dan prasarana pada sentra yang dikembangkan oleh pemerintah daerah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang tiap tahunnya akan didorong.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here