Kemenkumham Bengkulu Membahas Aplikasi E-Perancang

0
96

(Vibizmedia – Nasional) Bengkulu (07/10/2021) – Tim konsultasi teknis fasilitasi pembentukan produk hukum daerah dan pembinaan perancang peraturan perundang-undangan di bawah Divisi Pelayanan Hukum dan HAM dan Bidang Hukum Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Hero Herlambang, dan Djodi Siswanto melakukan konsultasi teknis fasilitasi pembentukan produk hukum daerah dan pembinaan perancang peraturan perundang-undangan pada Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan.

Kasubdit Informasi dan Penilaian Angka Kredit Perancang Peraturan Perundang-Undangan pada Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-Undangan (Irma Suryani) dalam hal ini diwakili oleh Ibu Junianti membahas mengenai adanya tumpang tindih sistem zonasi dan pokja bagi JFT Perancang Perundang-Undangan. Sistem zonasi membagi zona kerja tenaga JFT Perancang Peruu untuk tahapan pembentukan peraturan daerah dari tahapan perencanaan,penyusunan naskah akademik, pembahasan, pengesahan dan pengundangan, sedangkan untuk tahapan harmonisasi peraturan daerah menggunakan sistem kelompk kerja (pokja),dimana pokja trrbagi dua yaitu pokja 1 dan pokja 2 berdasarkan substansi materi peraturan daerah. Sistem pokja menyusun tenaga JFT Perancang menjadi 2 kelompok yang susunan anggotanya berbeda dengan zonasi, serta diperoleh pula kebaruan informasi untuk penilaian angka kredit JFT Perancang Peruu berbasis aplikasi.

Mulai 1 september 2021, penilaian angka kredit JFT Perancang Peruu menggunakan Aplikasi E-Perancang. Pada setiap kanwil disarankan harus memiliki tim penilai dan sekretariat tim penilai sendiri. Setiap tim penilai angka kredit pada Kanwil Kemenkumham dan JFT Perancang akan diberikan user account dan password masing-masing. Selanjutnya setiap JFT Perancang Peruu hanya perlu upload /unggah setiap dokumen kegiatan yang dapat dinilai angka kreditnya melalui aplikasi tersebut. Hal ini merupakan sebuah kemajuan dan kemudahan dalam penilaian angka kredit JFT Perancang Peruu. Kedepannya, jika anggaran telah tersedia maka aplikasi tersebut akan diintegrasikan dengan simpeg yang ada pada kemenkumham.

Sumber : Humas Kemenkumham Bengkulu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here