OJK Adakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2021

0
70

(vibizmedia-Nasional) Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak yang signifikan bagi para pelaku usaha dan masyarakat Indonesia. Berbagai upaya telah kita lakukan dalam menurunkan positivity rate Covid-19, dan membangkitkan kembali perekonomian nasional. Untuk mengakselerasi roda perekonomian di masa sulit seperti ini, perluasan akses keuangan masyarakat mutlak diperlukan. Alhamdulillah, kita patut bersyukur, tingkat inklusi keuangan nasional tahun 2019 adalah 76%, atau berada di atas target sebesar 75%. Namun demikian, kita menyadari bahwa tingkat inklusi keuangan tersebut masih belum merata. Akses keuangan di wilayah perkotaan (84%) masih jauh lebih tinggi daripada di wilayah pedesaan (69%). Selain itu, tingginya tingkat inklusi ini juga tidak diikuti dengan tingkat pemahaman masyarakat akan produk keuangan, atau memiliki tingkat literasi keuangan yang rendah, yaitu 38%.

Oleh karena itu, segala upaya untuk mengakselerasi inklusi keuangan yang merata dan menjangkau masyarakat terdepan, terluar, dan tertinggal, dan dibarengi dengan upaya peningkatan literasi keuangan, menjadi sangat penting dan strategis. Hal ini diperkuat dengan arahan Bapak Presiden, sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Presiden No. 114 tahun 2020 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif, yang menetapkan pencapaian target 90% inklusi keuangan di tahun 2024.

Sebagai salah satu upaya mencapai target inklusi keuangan, sejak tahun 2016, OJK bersamasama dengan Kementerian/Lembaga dan Lembaga Jasa Keuangan, telah menginisiasi Bulan Inklusi Keuangan (BIK) setiap Bulan Oktober, sebagai agenda nasional. Pelakanaan Bulan Inklusi Keuangan Tahun 2021 ini akan mengangkat tema “Inklusi Keuangan untuk Semua, Bangkitkan Ekonomi Bangsa”. Perlu kami sampaikan bahwa salah satu fokus utama kegiatan BIK tahun ini adalah untuk mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk meningkatkan pemahaman keuangan masyarakat, serta mengakselerasi penambahan rekening dan penggunaan produk dan layanan keuangan.

Kegiatan BIK dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai tanggal 1 sd. 31 Oktober 2021, bekerja sama dengan kementerian/lembaga terkait serta kantor LJK, baik di kantor pusat maupun di daerah. Beberapa program BIK tersebut antara lain: Bulan Inklusi Keuangan di Sulawesi Selatan, yang dilaksanakan bersamaan dengan Toraja Highland Festival, pada tanggal 4 Oktober 2021; Di Provinsi Maluku, acara puncak Bulan Inklusi Keuangan akan dilaksanakan bersamaan dengan Pengukuhan TPAKD Kota Ambon dan Festival Pesona Negeri Suli, pada tanggal 29 Oktober 2021.

Sebagai rangkaian kegiatan BIK 2021, salah satu agenda acara yang akan dilakukan adalah pameran produk dan layanan jasa keuangan atau Financial Expo (FinExpo) BIK, yang diinisiasi oleh Industri Jasa Keuangan. Sebagaimana FinExpo BIK 2020, FinExpo BIK 2021 ini juga digelar secara virtual pada tanggal 18 Oktober s.d. 2 November 2021, yang dapat diakses melalui website dan mobile phone pada alamat www.finexpo-bik2021.id. FinExpo BIK 2021 diikuti oleh sebanyak 300 exhibitors yang terdiri dari Kementerian/Lembaga, Lembaga Jasa Keuangan baik pada sektor Perbankan, Pasar Modal, Perasuransian, Lembaga Pembiayaan, Pergadaian, Dana Pensiun, Fintech, serta E-commerce.

Selanjutnya, FinExpo BIK ini akan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas untuk mendapatkan berbagai informasi tentang produk dan layanan keuangan, termasuk informasi tentang program edukasi keuangan dan program perlindungan konsumen. Dalam pameran FinEXPO BIK 2021, masyarakat dapat memilih berbagai produk dan layanan keuangan, baik dari industri Perbankan, Pasar Modal, Asuransi, Pembiayaan, Dana Pensiun, Pergadaian, Fintech dan penyedia E-commerce. Produk keuangan tersebut, baik produk keuangan konvensional maupun syariah, akan ditawarkan dengan berbagai promo dan reward yang menarik.

Selain itu, terdapat 500 kegiatan webinar edukasi keuangan yang dapat disaksikan oleh seluruh masyarakat dan konsumen keuangan setiap harinya. FinExpo BIK 2021 dapat dijadikan sebagai sarana atau platform bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan pengetahuan terhadap produk dan layanan keuangan, dan juga memanfaatkan produk keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here