Pertamina Produksi BBM Standar Euro V yang Ramah Lingkungan

0
81
Proyek Pertamina RDMP Balikpapan (Foto: Pertamina)

(Vibizmedia – Industry) Dalam upaya meningkatkan nilai dan kualitas produk  Pertamina yang makin sesuai dengan standar internasional dan ramah lingkungan. PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) melalui proyek pengembangan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) atau Rencana Induk Pengembangan Penyulingan Balikpapan, akan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dan produk petrokimia berstandar Euro V.

“Upaya tersebut juga sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah menetapkan peta jalan penerapan BBM Euro V di Indonesia pada 2027,” terang Corporate Secretary PT KPI Ifki Sukarya, melalui keterangan tertulis, Sabtu (6/11/2021).

Proyek RDMP Balikpapan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas kilang, tetapi juga mewujudkan green refinery, kilang hijau yang menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi, serta berwawasan lingkungan, sesuai standar Euro V. Produk standar Euro V memiliki keunggulan lain yakni tingkat konsumsinya lebih hemat.

Proyek ini merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang dipercayakan kepada PT Pertamina (Persero) untuk menyelesaikannya. Bagi BUMN energi tersebut, proyek ini adalah proyek yang terbesar yang pernah dikelola, khususnya di sektor pengolahan minyak dan petrokimia.

Diperkirakan proyek RDMP Kilang Balikpapan ini selesai pada 2024, dengan target untuk meningkatkan kapasitas produksi Kilang Refinery Unit (RU) V Balikpapan dari 260 MBSD (juta barel per hari) menjadi 360 MBSD dan menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V.

Unit RFCC atau residual fluid catalytic crackingmerupakan unit kilang yang memanfaatkan teknologi perengkahan dengan katalis untuk mengonversi minyak berat/residu menjadi produk lebih bernilai dan berkualitas tinggi. Unit ini ditargetkan mulai berproduksi pada semester satu 2024. Sementara itu, unit penghasil high octane mogas component, yaitu komponen gasoline dengan angka oktan tinggi, akan memulai produksinya pada akhir semester dua 2024.

Kilang Pertamina Balikpapan saat ini merupakan kilang terbesar kedua yang dimiliki Pertamina. Sekitar 25 persen kapasitas kilang nasional disuplai dari kilang minyak ini. “Kilang ini memang posisinya strategis, terutama untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Indonesia timur,” ungkap Ifki.

Pengembangan Kilang Balikpapan melalui proyek RDMP berencana untuk menambah jajaran produk-produk berkualitas tinggi yang selama ini sudah diproduksi, yaitu High Speed Diesel 50 ppm (HSD 50 ppm), Net Bottom Fractionator (NBF), Smooth Fluid (SF) 05, Low Aromatic White Spirit (LAWS), dan Marine Gasoil (MGO) Low Sulfur.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: PT Pertamina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here