Peparnas XVI Papua: Cabor Renang Pecahkan 20 Rekor dari Arena Akuatik

0
127
Peparnas XVI Papua, Cabor Renang Pecahkan 20 Rekor dari Arena Akuatik, 10 Nov 2021 (Foto: Kemkominfo)

(Vibizmedia – Nasional) Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 202, hari ketiga, pada   pertandingan cabang olahraga (cabor) renang yang berlangsung di Arena Akuatik, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Rabu (10/11/2021), sejumlah rekor nasional (rekornas) kembali dipecahkan para atlet paralimpik tersebut.

Perenang Jawa Timur (Jatim) Mutiara Cantik Harsanto memecahkan rekornas di 200 meter gaya bebas putri (S-9). Cantik meraih medali emas dengan catatan waktu 2 menit 54,49 detik. Catatan waktunya melampaui rekor waktu sebelumnya atas Wahdina dengan catatan waktu 3 menit 22,19 detik di Peparnas Solo 2015.

Rekor nasional juga tercipta pada 200 meter gaya putri (S-10). Perenang Maluku, Apia Rumbaru finis di urutan pertama dengan catatan waktu 3 menit 05,66 detik. Catatan waktu Rumbaru melampaui catatan rekor sebelumnya atas nama Rusdiana dengan waktu 3 menit 26,21 detik di Peparnas Bandung 2016.

Perenang Jawa Tengah, Tara Athaya Yasykur memecahkan rekor pada 50 meter gaya dada putri (S-13). Tara mencatatkan waktu tercepat 46.91 detik. Catatan waktu Tara melampaui rekor sebelumnya atas nama Anna Permata dengan catatan waktu 47.13 detik di Peparnas Bandung 2016.

Selanjutnya pada nomor 50 gaya dada putra (S-15), rekor nasional juga pecah setelah Ilham Achmad Turmudzi dari DKI Jakarta finis pertama dengan waktu 30.34 detik. Dia memperbaiki rekornya sendiri saat di Bandung 2016 dengan catatan waktu 30.35 detik.

Atlet asal Jabar, Mutiara Jelita mencatatkan nama sebagai pemegang rekor nasional pada nomor 50 meter gaya dada putri setelah mencatatkan waktu 39.04 detik. Catatan waktunya melampaui rekor sebelumnya atas nama Illiyin Nur di Peparnas Bandung 2016 dengan waktu 40.67 detik.

Banyaknya pemecahan rekor nasional yang diciptakan dari Arena Akuatik Jayapura merupakan bukti peningkatan kualitas perenang dalam negeri.

“Banyaknya pemecahan rekor nasional di Peparnas kali ini merupakan bukti kesiapan atlet untuk menghadapi event ini. Setiap provinsi sangat serius dalam berlatih sehingga tercipta rekor-rekor nasional ini,” jelas Dimin, technical delegate (TD) renang paralimpik Peparnas 2021.

Meski dihantui kondisi pandemi COVID-19 yang melanda dunia dalam setahun terakhir, menurut Dimin, dampaknya tidak terlalu berpengaruh bagi latihan atlet renang penyandang disabilitas.

Dengan bertambahnya lima rekornas baru pada Rabu (10/11/2021), maka dalam tiga hari pelaksanaan cabor renang paralimpik di Peparnas 2021 telah ada 20 rekor nasional baru.

Emy T/Journalist/Vibizmedia
Editor: Emy Trimahanani
Foto: Kemkominfo

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here